KANIGARAN, Radar Bromo– Pemilu 2029 masih lama. Namun DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo mulai memanaskan mesinnya.
Seluruh kader diminta bergerak masif. Dengan target memperoleh tujuh kursi di DPRD Kota Probolinggo.
Instruksi itu disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo dr. Aminuddin.
Pria yang juga Wali Kota Probolinggo ini mengatakan, langkah tersebut dinilai strategis untuk mengamankan posisi partai dalam dinamika politik masa depan. Baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dalam membangun strategi tersebut, Gerindra terus memperkuat peran kader di setiap lini.
“Penambahan kursi legislatif adalah kunci. Kami harus kuat di parlemen agar mekanisme pemilihan kepala daerah dan presiden bisa kami kawal maksimal. Kami targetkan dapat meraih tujuh kursi di DPRD Kota Probolinggo,” katanya.
Aminuddin menyesalkan partisipasi kader yang baru menyentuh 30 persen dan meminta seluruh anggota segera bergabung.
Selain itu, Gerindra disebutkan tetap konsisten memperkuat basis organisasi.
Guna memastikan kemenangan, Gerindra meluncurkan strategi canvassing melalui Laskar Pandu Garuda.
Melalui skema ini, setiap pengurus ranting wajib membentuk tim berisi 100 orang.
“Targetnya, setiap tim mampu mengumpulkan hingga 1.000 nama pendukung. Partai Gerindra terus memaksimalkan potensi dukungan dari masyarakat,” terangnya.
Aminuddin mengatakan, pihaknya telah menerima arahan dari DPP untuk memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan perolehan kursi di DPRD.
Jika kepala daerah nantinya dipilih melalui DPRD, maka jumlah kursi akan menjadi faktor penentu.
Karena itu, pihaknya menargetkan penambahan kursi agar memiliki pengaruh yang lebih kuat.
“Kami mulai melakukan konsolidasi dan penguatan. Apa pun perubahan sistem ke depan, termasuk kemungkinan pilkada melalui DPRD, kita harus siap. Kunci utamanya sekarang adalah penambahan kursi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo, Nur Fatur menambahkan, partainya mulai bergerak memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.
Menurutnya, meski Gerindra kini memimpin pemerintahan secara nasional, jajaran di daerah tidak boleh lengah dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Khusus di Kota Probolinggo, penguatan struktur dilakukan mulai tingkat kecamatan, ranting, RW hingga RT,” terangnya. (mas/rud)
Editor : Muhammad Fahmi