PRIGEN, Radar Bromo–Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan berakhir dengan kemenangan mutlak.
Nik Sugiharti resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan masa bakti 2026–2031 dalam forum yang digelar di Hotel Royal Senyiur, Prigen, Kamis (29/1).
Sosok yang akrab disapa Mbak Nick ini melenggang mulus setelah mengantongi dukungan masif hingga 95 persen.
Dukungan tersebut datang dari mayoritas Pimpinan Kecamatan (PK) serta seluruh organisasi sayap partai.
Dominasi suara ini membuat ia menjadi calon tunggal dalam bursa kepemimpinan partai beringin di Pasuruan.
“Kemenangan ini adalah milik bersama. Saya mengajak seluruh kader untuk kembali ke rumah Golkar dan berjuang demi kebangkitan partai,” tegas Mbak Nick usai ditetapkan sebagai ketua.
Agenda terdekat, ia mengaku akan segera menyusun barisan kepengurusan lengkap dan melakukan konsolidasi internal secara total.
Tak main-main, ia langsung memasang target tinggi untuk Pemilu mendatang. “Kami targetkan Golkar meraih 8 kursi di DPRD Kabupaten Pasuruan, naik dari perolehan saat ini yang berjumlah 6 kursi,” tegasnya optimistis.
Sebagai nakhoda baru, ia langsung mengusung tagline progresif: “Wani Kolaborasi”.
Ia menegaskan kesiapannya untuk bersinergi dengan seluruh kekuatan di legislatif maupun Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
“Kami siap berkolaborasi dengan siapapun demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.
Hadirnya Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi, menambah bobot legitimasi Musda tersebut.
Ali mengingatkan pasca-musda agar tidak ada lagi faksi-faksi di internal partai. Semua kader dan pengurus diminta bersatu di bawah kepemimpinan yang baru.
“Sudah saatnya membuang jauh-jauh ego grup. Kita harus kuat dan solid demi perjuangan bersama, memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Karena suara rakyat adalah suara Golkar,” ujar Ali.
Diketahui, sebelum musda, suhu internal sempat menghangat. Itu lantaran sebanyak 12 pengurus kecamatan (PK) dicopot jelang musda. Selanjutnya, mereka diganti plt. (tom/mie)
Editor : Muhammad Fahmi