BANGIL, Radar Bromo - Setelah paslon RUBIH (Rusdi-Shobih) diklaim elektalibilitasnya unggul oleh The Republic Institute, giliran paslon MUDAH (Mujib-Wardah) merilis hasil surveinya.
Klaim paslon nomor urut 01 berdasarkan LSI Denny JA menempatkan pasangan Abdul Mujib Imron-Wardah Nafisah memiliki elektabilitas cukup tinggi jelang Pilkada Kabupaten Pasuruan.
Rilis PKB itu merespons hasil survei itu yang belum lama ini dirilis The Republic Institute. Dimana elektabilitas pasangan dengan akronim Mudah itu tertinggal dari rivalnya, M. Rusdi Sutejo-M. Shobih Asrori.
Plt Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengatakan, elektabilitas pasangan calon Gus Mujib-Ning Wardah cukup meyakinkan dengan selisih terpaut 27,5 persen, berada pada posisi 49,9 persen.
Sementara, pasangan calon nomor urut 2 Mas Rusdi-Gus Shobih di angka 22,4 persen. Namun, masih ada 27,7 responden yang mengaku belum menentukan dan merahasiakan pilihannya.
”Tentu kami punya cukup waktu untuk memaksimalkan kerja-kerja politik demi mengkapitalisasi suara pemilih yang sampai hari ini belum menentukan pilihannya itu,” kata Dion -sapaan Sudiono di Kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan Gedung Addakhil, Rabu (6/11).
Dion-panggilan akrab Sudiono Fauzan- bilang, elektabilitas Gus Mujib-Ning Wardah cukup merata di hampir semua kecamatan.
Kendati diakuinya ada beberapa kecamatan dengan signifikansi elektabilitas keduanya yang masih lemah.
”Itu jadi catatan kami untuk melakukan strategi khusus sehingga bisa mengubah preferensi pemilih di beberapa wilayah yang masih lemah agar turut berkontribusi terhadap kemenangan pasangan MUDAH,” kata Dion.
Tak hanya itu, Dion juga membeber survei dengan indikator kepuasan publik terhadap pemerintahan lima tahun terakhir.
Dimana Gus Mujib kala itu mendampingi Irsyad Yusuf sebagai wakil bupati. Hasilnya, kata Dion, sebagian besar responden mengaku puas dengan kinerja pemerintahan dibawah duet kepemimpinan Gus Irsyad-Gus Mujib.
Bahkan, kepuasan publik terhadap masing-masing figur itu tidak berbeda jauh. Gus Irsyad berada di angka 64,6 persen, sedangkan Gus Mujib menempati posisi 64,4 persen.
”Artinya pasangan kami memang incumbent yang dipersepsikan melanjutkan kepemimpinan Gus Irsyad yang sebelumnya dianggap sebagian besar masyarakat sudah berhasil memimpin Kabupaten Pasuruan, sekaligus menyempurnakan yang belum selesai,” kata Dion.
Dion mengatakan, survei LSI Denny JA itu dilakukan sepanjang Oktober lalu. Ada 800 responden yang disurvei dengan metode multistage random sampling dengan margin eror sebesar 3,5 persen.
Dion juga menyebut, survei kedua akan kembali dilakukan bulan ini. ”Karena semakin mendekati hari H, tentu persentase masyarakat yang belum menentukan pilihan akan semakin sempit,” katanya. (tom/fun)
Editor : Abdul Wahid