MAYANGAN, Radar Bromo- Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Walikota Probolinggo 2024, telah diumumkan KPU Kota Probolinggo.
Dokter Aminuddin dan Ina Dwi Lestari, jadi paslon dengan nilai LADK terbesar. Mencapai Rp 500 juta.
Bagi Paslon AMANAH, LADK menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.
Dokter Aminuddin Calon Wali Kota Probolinggo mengatakan, dalam penyusunan dan pelaporan LADK, dirinya menyampaikan apa adanya.
Nilai LADK penerimaan Rp 500 juta, memang sesuai nilai dana kampanye yang telah disiapkan. Sehingga, pihaknya pun melaporkan sesuai kondisi yang ada.
“Bagi saya dan mbak Ina, laporan awal dana kampanye bukan siapa paling besar atau siapa paling kecil. Tapi, bagi kami berdua komitmennya adalah menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas,” beber Dokter Aminuddin.
“Ya salah satunya kami tidak mau membesar-besarkan yang kecil dan mengecilkan yang besar,” kata Aminuddin.
Dokter Aminuddin menambahkan, keterbukaan dan transparansi LADK itu sebagai wujud kebiasannya dalam kehidupan.
Apa yang disampaikan ke masyarakat pun juga sesuai kenyataan komitmen dirinya untuk membawa perubahan Kota Probolinggo.
“Antara ucapan yang sering kami lontarkan setidak tidaknya kami berikhtiar agar tindakan kami selaras, itu saja bagi kami. Soal tafsir yang segala macam itu hak public karena ini negara demokrasi setiap orang bebas berpendapat sesuai prefrensinya,” tambahnya. (mas/mie)
Editor : Muhammad Fahmi