Mengendarai becak dan diiringi massa, Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati Probolinggo Zulmi Noor Hasani – H Abd Rasit mendaftar ke kantor KPU, Selasa (27/8). Pasangan yang mengamil akronim ZR ini diantar pendukungnya.
SEBELUM ke kantor KPU, massa pendukung bergerak dari Kantor DPD Nasdem Kabupaten Probolinggo yang dilakukan meriah. Zulmi diarak menggunakan Kelabang Songo dari kediamannya, Kelurahan Sidomukti, Kraksaan.
Di perjalananan menuju kantor NasDem untuk menjemput wakilnya, Zulmi bergerak secara perlahan. Di setiap pertigaan menuju kantor NasDem, masyarakat banyak yang menyapa.
Terlihat sejumlah iring-iringan bernuasa kebudayaan mewarnai prosesi pendaftaran.
Mulai dari hadrah, masyarakat yang mengenakan baju adat, sampai drumband dan kesenian Dugdug juga ikut memeriahkan proses pendaftaran.
“Becak merupakan moda transportasi yang sangat terbuka. Sehingga kami mudah untuk menyapa masyarakat. Becak tidak memberi sekat dengan masyarakat,” kata Zulmi, memberi alasan dirinya menggunakan becak.
Soal iring-iringan yang bernuansa kebudayaan, disebutnya merupakan bentuk gambaran kemajemukan budaya yang ada di Kabupaten Probolinggo.
Baca Juga: Zulmi-Rasit Sapa Ribuan Masyarakat saat Ikuti Color Gym
“Karena semuanya ingin mendukung, semuanya ingin membantu, kami wakili melalui ini. Kami akomodir saat ini. Probolinggo memiliki gunung, laut, kebudayaan Madura dan Jawa semuanya akan kita akomodir,” kata Zulmi.
Butuh sekitar 20 menit untuk sampai ke KPU. Padahal, jarak antara kantor NasDem dan KPU tak sampai 150 meter.
Ini karena banyaknya simpatisan dan pendukung yang mengiringi. Masyarakat juga terlihat banyak yang menyapa pasangan ZR tersebut.
Tiba dfi KPU, pasangan ini langsung masuk ke pendapa KPU untuk melakukan registrasi.
Setelah itu bergerak menuju ruang hall KPU untuk melakukan pendaftaran.
Proses pendaftaran, pemberian berkas dilakukan sekitar 3 Jam. Sampai akhirnya pendaftaran dinyatakan diterima oleh KPU.
Dengan rampungnya pendafataran, Zulmi berharap KPU dan Bawaslu salah menjadi punggawa, menjadi pelopor dalam netralitas.
Ia juga menyebutkan jika dengan dukungan tiga partai pengusung dan pendukung, yakni PDI-P, NasDem, dan PAN pihaknya akan langsung tancap gas bergerak untuk pemenangan dalam pilkada 2024.
“Baik secara tampak maupun tidak tampak kita akan bergerak secara masif. Mohon doa dukungannya. Mencapai tujuan kita,” ujarnya.
Bapaslon ZR menargetkan kemenangan diatas 65 persen. Zulmi yakin dapat terwujud dengan cara bahu-membahu dalam kebersamaan. Melalui akar rumput secara struktural muslim nonstruktural akan bergerak seirama.
“Tidak mengecilkan dan menafikkan sekecil apapun bantuan temen-teman kita. Akar rumput secara struktural parati maupun tidak, akan bergerak bersama. Bahkan tidak ada perintah sudah bergerak saat ini,” katanya.
Zulmi memberikan sedikit membeberkan visi-misinya dalam pencalonan. Secara garis besar, visi-misi bapaslon ZR (Zulmi-Rasit) ialah Mapan Onggu.
“Mapan dari Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur. Program unggulan kami adalah pembangunan terhadap SDM. Bukan hanya sekedar bangunan fisik, namun pengembangan mentalitas terhadap SDM yang ada di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Ia menitip pesan sayang terhadap rival politiknya yang akan bersaing dalam konstestasi pilkada. Ia megajak agar memeriahkan pesta demokrasi dengan riang gembira.
“Pesta demokrasi ini bukan medan perang, pertempuran.Namun pesta demokrasi ini harus dirayakan dan dimeriahkan bersama-sama. Masyarakat harus menjadi tamu utama untuk dimeriahkan, bukan dilibatkan sebagai bidak-bidak catur perang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Aliwafa mengatakan, di hari pertama pendaftaran, prosesi berjalan dengan lancar. Saat pasangan ZR yang mendaftar, pihak KPU telah menyatakan berkas diterima dan lengkap. “Selanjutnya akan dilakukan tes kesehatan, tanggal 29-31 Agustus. Kemudian verifikasi administrasi. Sampai tanggal 22 Agustus dilakukan penetapan pasangan calon, dan 23 Agustus pengundian nomor urut,” beber Aliwafa. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid