Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Empat Parpol Gerojok Rekomendasi Gus Mujib-Ning Wardah

Muhamad Busthomi • Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:25 WIB
MAKIN KUAT: Gus Mujib Imron dan Wardah Nafisah (baju putih) menerima rekomendasi dari PKB. Bapaslon ini juga menerima rekom dari Golkar, Senin (27/8) malam.
MAKIN KUAT: Gus Mujib Imron dan Wardah Nafisah (baju putih) menerima rekomendasi dari PKB. Bapaslon ini juga menerima rekom dari Golkar, Senin (27/8) malam.

BANGIL, Radar Bromo - Dukungan juga mengalir ke pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Pasuruan, KH. A. Mujib Imron-Wardah Nafisah.

Setelah menerima dukungan dari PPP, bapaslon yang mengambil akronim MUDAH (Mujib–Wardah) kembali mendapatkan rekomendasi untuk maju dalam Pilkada Pasuruan 2024. Kali ini, rekomendasi diberikan oleh Partai Golkar, PDIP, Partai NasDem dan PKB.

Dokumen B1-KWK diserahkan Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur M. Syaifullah Maksum di kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Surabaya, Senin malam (26/8). Berkas ini menjadi salah satu syarat penting untuk mendaftar di KPU.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Sarmuji memberikan pesan kepada seluruh calon bupati, calon wakil bupati, calon wali kota, dan calon wakil wali kota di Jawa Timur agar berjuang demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah masing-masing.

Ia meminta para calon kepala daerah menjaga nama baik Partai Golkar sebagai partai pengusung.

“Ini penting agar eksistensi Golkar diperhatikan, sehingga pada Pemilu 2029, partai ini bisa meraih kemenangan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Sarmuji juga mengingatkan para calon kepala daerah untuk optimal dalam menggerakkan mesin politik Golkar guna memenangkan pilkada.

Ia menegaskan bahwa Golkar bukanlah partai yang membebani calon kepala daerah.

Ia menegaskan partainya tidak pernah meminta mahar atau uang sebagai syarat dukungan.

“Kami tidak ingin calon kepala daerah terbebani oleh biaya tambahan sehingga dapat fokus pada kemenangan di pilkada,” tambahnya.

Menurut Sarmuji, hal ini penting agar calon kepala daerah yang terpilih nantinya tidak perlu memikirkan cara mengembalikan uang yang telah dikeluarkan untuk mahar.

Apalagi biaya politik untuk perhelatan pilkada sudah cukup besar.

Sementara, Partai NasDem menyusul dengan menyerahkan rekomendasi ke Gus Mujib-Ning Wardah, di Kantor DPP Partai NasDem Jakarta, Selasa (27/8).

Begitu pula dengan PDIP. Rekomendasi partai besutan Megawati Soekarnoputri itu diserahkan Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur kepada Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi.

Di sisi lain, Gus Mujib bersyukur kepada Golkar yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Ning Wardah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Dengan izin Allah, kami dapat berkoalisi dengan Partai Golkar,” katanya.

Ia merasa terhormat mendapatkan amanah dari Golkar untuk maju dalam Pilkada Pasuruan. Apalagi Golkar merupakan salah satu partai yang kenyang akan pengalaman politik.

Mesin politik dan basis massanya dalam beberapa kali pemilu sudah tidak perlu diragukan.

“Insyaallah, dengan adanya B1-KWK dari berbagai partai, kami semakin yakin dan mantap memenangkan Pilkada,” jelasnya.

Plh Ketua Tanfidz DPC PKB Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengatakan, energi pasangan MUDAH semakin besar dengan turunnya rekom B1-KWK dari Partai NasDem, Golkar, PDIP dan PKB.

“Kami, dari PKB dan teman-teman partai politik lain merasa semakin optimistis untuk menjemput kemenangan dalam kontestasi Pilkada Pasuruan,” kata Mas Dion.

Untuk Rekom PKB, juga sudah diberikan oleh ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar.

”Meskipun saya serahkan hari ini sebenarnya tanggalnya sudah 18 Agustus. Sudah lama ini. Cuma memang beliau, karena partainya sendiri nggak usah tergesa-gesa. Yang penting pasangan ini harus memenangkan pilkada di Kabupaten Pasuruan,” kata Abdul Halim.

“Saya mengajak komponen NU termasuk kader dan simpatisan yang merupakan warga NU untuk memenangkan paslon MUDAH. Saya nggak mau tahu, nggak boleh ada satupun pengurus apalagi fraksi PKB yang tidak bekerja maksimal. Kalau sampai saya tahu ada fraksi tidak bekerja maksimal untuk paslon ini akan tahu risiko politiknya,” beber Abdul Halim.

Terpisah, Sekretaris DPW Partai NasDem Jawa Timur Aminurokhman mengatakan, dukungan NasDem untuk Gus Mujib-Ning Wardah diharapkan bisa menambah kekuatan koalisi ini untuk bisa mengantarkan pasangan ini mencapai kemenangan dalam kontestasi Pilkada Pasuruan 2024.

“Tentu, NasDem bersama parpol pengusung lain di dalam koalisi ini siap mengantarkan Gus Mujib-Ning Wardah memimpin Pasuruan untuk lima tahun ke depan. NasDem menyadari butuh kerja keras dan kebersamaan agar bisa menang Pilkada dan membangun Pasuruan lebih baik ke depannya,” pungkasnya. (tom/fun)

Editor : Jawanto Arifin
#Pilbup Pasuruan 2024 #Ning Wardah Nafisah #gus mujib #Pilkada Serentak 2024