PROBOLINGGO, Radar Bromo- PDI Perjuangan (PDI-P) memastikan untuk memberangkatkan pasangan calon (paslon) sendiri dalam Pilwali Probolinggo.
Apalagi berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru, PDI-P dapat mendaftarkan paslon sendiri tanpa berkoalisi.
Hal itu disampaikan Sri Setyo Pertiwi alias Ning Tiwi, calon wakil wali kota Probolinggo yang telah mendapat rekom dari PDI-P.
Ning Tiwi-sapaan akrabnya mengatakan, saat ini dirinya tengah menyiapkan berkas untuk pendaftaran pencalonan Pilwali Probolinggo 2024.
Rencananya, dirinya dan pasangan calonnya akan mendaftar Kamis (29/8).
”Sekarang masih persiapan berkas untuk daftar tanggal 29,” katanya.
Dijelaskan Ning Tiwi, sebenarnya PDI-P dapat mendaftarkan paslon tanpa koalisi.
Namun, dia belum bersedia mengungkap apakah PDI-P akan berkoalisi dengan partai lain atau tidak dalam Pilwali Probolinggo.
”PDI-P mengusung paslon sendiri atau tidak, dan siapa yang akan diusung, nantilah tanggal 29 pasti tahu. Yang pasti, saya masuk dalam calon yang diusung PDI-P,” katanya.
Ketua DPC PDI-P Kota Probolinggo, Haris Nasution saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menunggu keputusan DPD Jatim dan DPP untuk Pilwali Probolinggo.
Dengan waktu mepet yang tersisa, keputusan dan prosesnya ada di ranah DPD.
”DPD PDI-P Jatim akan rapat nanti. Untuk memastikan langkah PDI-P dalam Pilwali Probolinggo,” terangnya.
Terpisah, Edy Paripurna selaku Korwil Dapil III DPD PDI-P Jatim menegaskan, PDI-P akan mengambil kesempatan dalam Pilkada. PDI-P akan mengusung dan mendaftarkan paslon sendiri.
”Hari ini (kemarin, red) kami rapat DPD untuk menentukan paslon Pilwali Pobolinggo. Tentu yang diusung sejak awal adalah Bu Tiwi. Beliau diminta untuk hadir di DPD. Termasuk merumuskan paslon yang akan mendampingi Bu Tiwi,” katanya.
Santer informasi bahwa PDI-P akan mengusung Haris Nasution sebagai bakal calon wali kota dan Ning Tiwi sebagai bakal wakilnya. Namun, Edy saat dikonfirmasi mengaku belum dapat memastikan hal itu.
“Kami belum bisa memastikan, pasangan Ning Tiwi dari kader PDI-P atau bukan. Termasuk Ning Tiwi sebagai calon wakil wali kota atau calon wali kota, nanti akan diputuskan dalam rapat DPD PDI-P Jatim,” tuturnya.
Menurutnya, Tiwi yang akan memilih. Sementara DPD hanya mengakomodir untuk calonnya.
“Bu Tiwi sebagai calon wakilnya atau calon wali kotanya, masih menunggu. Karena kami serahkan sepenuhnya pada bu Tiwi,” ungkapnya. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi