KRAKSAAN, Radar Bromo– Bakal Calon Bupati Probolinggo Zulmi Noor Hasani kembali dipanggil DPD PDI-P Jawa Timur, Senin (8/7).
Berbeda dengan sebelumnya, kedatangan Zulmi ke DPD bersama H Raysid, sosok yang akan menjadi bakal calon wakil bupati (Wacabup).
Selain dengan Rasyid, Zulmi juga bersama pengurus DPC PDI-PKabupaten Probolinggo.
Di kantor DPD PDI Jawa Timur, Zulmi diterima langsung oleh wakil ketua Eddy Paripurna dan sekretaris DPD PDI-P Jawa Timur Sri Untari Bisowarno.
Kedatangan Zulmi ini dibenarkan Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Probolinggo Didik Irfan.
Katanya, Zulmi bersama Rasyid hadir ke DPD sekitar pukul 01.13. Kehadiran bacalon tersebut guna kembali memastikan kesiapan untuk maju pilkada 2024.
“Agendanya tetap sama, bersama bakal calon wakilnya ditanya tentang kesiapannya, dan mas Zulmi telah menyatakan siap,” katanya.
Didik tak mengetahui secara pasti tentang bacawabup yang diundang adalah H Rasyid oleh DPD.
Sebab ada nama lain yang juga sebelumnya disiapkan oleh partai NasDem, yakni, Mudjoko.
“Kami tidak mengetahui pasti, bahwa ada dua nama (yang disiapkan NasDem untuk menjadi baca wabup Zulmi, red). Yang jelas undnaganya ditujukan kepada H Rasyid,” bebernya.
Dengan kesipan Zulmi beserta bacawabupnya, Didik menyebutkan jika proses selanjutnya DPD akan membuatkan pengusulan surat tugas ke DPP PDI-P.
“Saat ini DPD tengah memproses pengusulan surat tugasnya. Jadi nanti yang turun dari DPP untuk awal surat tugas. Setelah itu rekom dari DPP,” beber Didik.
Sementara itu, Ketua DPD NasDem Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Rifa’i juga membenarkan jika kadernya yang dipersiapkan untuk menjadi Bacawabup ikut hadir Ke DPD PDI-P Jawa Timur.
“Karena dapat surat undangan khusus. Kami utus H Rasyid untuk ke DPD,” ujarnya.
Diputuskannya Haji Rasyid menjadi bacawabup dari Zulmi, diungkapnya, setelah melalui proses yang panjang.
“Dari beberapa hari kami melakukan evaluasi, dan kemudian Pak Mudjoko juga telah mengundurkan diri secara terhormat, akhirnya diputuskan bahwa H Rasyid yang mendampingi mas Zulmi,” jelasnya.
Dengan adanya hal itu, diungkap Rifa’i, proses komunikasi dengan PDIP telah hampir mencapai final untuk mengusung bacalon dalam pilkada 2024.
“Mbak Untari (sekretaris DPD PDIP Jatim) telah mendatangi DPW NasDem dan mengatakan untuk sama-sama memproses surat tugas. Di NasDem kami masih proses di DPW, untuk kemudian menuju DPP. Kalau di PDIP sepertinya sudah ada di DPP,” katanya. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid