KRAKSAAN, Radar Bromo - Caleg terpilih 2024 yang ingin maju dalam kontestasi Pilkada serentak 2024 wajib membuat surat pengunduran diri saat ditetapkan menjadi paslon di pilkada.
Tetapi aturan ini tidak membuat caleg terpilih di Kabupaten Probolinggo, ciut nyali. Belakangan ada nama ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo yang digadang-gadang bakal maju pada kontestasi.
Hal ini menguat setelah DPC Partai Nasdem Kabupaten Probolinggo mengambil formulir penjaringan bakal calon kepala daerah atau bacakada di kantor DPC PDI setempat beberapa waktu lalu.
Hal ini pun mendapat tanggapan dari yang bersangkutan. Andi menyebutkan jika, dia belum bisa memastikan hal tersebut. Dia minta agar hal itu dapat ditanyakan kepada pihak DPD.
Untuk keinginan pribadi sendiri Andi menyebutkan jika pihaknya masih melihat kondisi politik yang tengah berjalan.
“Untuk hal ini alangkah lebih baiknya ditanyakan kepada DPC. Untuk saya sendiri mengalir saja lah,” ujarnya.
Sementara itu, ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Probolinggo Rifa’i tak menampik adanya pengambilan formulir penjaringan bacakada oleh pihaknya.
“Benar, beberapa waktu lalu memang kami mengambil formulir penjaringan di PDI-P. Nasdem dan PDI-P ini merupakan partai yang sudah tidak mau dipisakan,” katanya.
Ia menyebutkan juga pengambilan pengambilan formulir penjaringan itu merupakan bentuk keharmonisan antara Partai Nasdem dan PDIP. “Kebetulan pada saat itu, sekretaris PDI-P dan Nasdem bersilaturahmi. Kemudian mengambil formulir penjaringan tersebut,” ujarnya.
Meski telah mengambil formulir penjaringan, Rifa’i menyebutkan jika pihaknya belum memunculkan nama siapa yang akan dicalonkan. Meski begitu potensi untuk Nasdem mengusung calon sendiri sangat besar.
“Saya rasa jika ditanya apakah berkeinginan, tentu semua parpol berkeinginan untuk mengusung calon. Hanya saja pertanyaannya tokohnya siapa,” katanya.
Dengan begitu Rifa’i menyebutkan jika, pihaknya tengah menimbang dan mempersiapkan Pilkada pada November mendatang. Untuk sosok Andi Suryanto Wibowo, diungkapnya masuk pada prediksi yang dibicarakan oleh masyarakat.
“Kami masih belum bisa menentukan. Untuk Mas Andi (Andi Suryanto Wibowo, red) sendiri itu sudah lama kabarnya. Jadi prediksi masyarakat saja. Seperti Golkar sebelumnya ada Oka Mahendra, dan kemudian Nasdem ada Andi Suryanto Wibowo,” ujarnya.
Partai Nasdem memang tidak menjadi peraih kursi terbanyak di Kabupaten Probolinggo.
Bahkan untuk memberangkatkan calonnya, partai ini harus mencari koalisi partai. Sebabnya, Nasdem hanya memperoleh 8 kursi di pemilu 14 Februari lalu.
Partai Nasdem sendiri di Kabupaten Probolinggo pernah berjaya. Saat masih ada sosok Hasan Aminuddin, partai ini memperoleh 16 kursi di parlemen, hasil dari pemilu 2019. Sehingga jumlah kursi yang diperoleh dari pemilu 2019 dan 2024, berkurang separo. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid