BANGIL, Radar Bromo - Pelipatan surat suara di Kabupaten Pasuruan ditargetkan rampung tepat waktu.
Hingga sepekan berjalan, tersisa dua jenis surat suara yang belum kelar dilipat.
Sebagian surat suara yang cacat, juga mulai diinventarisasi. Proses itu pun menjadi perhatian KPU Jawa Timur. Bahkan, peninjauan langsung dilakukan.
Komisioner KPU Jawa Timur Divisi Teknis Penyelenggaraan Insan Qoriawan mengaku, ingin memastikan kecukupan surat suara yang sudah diterima.
Di samping juga memantau proses sortir dan lipat suara yang sedang berjalan.
“Secara umum tidak ada kendala. Kerusakan surat suara juga tidak banyak, tidak sampai 0,5 persen,” bebernya saat meninjau pelipatan surat suara di gudang KPU Kabupaten Pasuruan Senin (15/1).
Ketua KPU Kabupaten Pasuruan Zainul Faizin menyebut, pelipatan surat suara DPR RI dan DPRD provinsi sudah selesai lebih dulu.
Saat ini, ratusan pelipat surat suara tengah menyelesaikan DPRD kabupaten.
“Sampai hari ini sudah 70 persen dan langsung dilanjut pelipatan surat suara presiden dan DPD,” bebernya.
Target pelipatan surat suara dipastikannya bakal selesai dalam 10 hari.
Karena itu, pelipat suara diminta melakukan percepatan selama tiga hari yang tersisa.
Faizin juga memastikan surat suara yang rusak akan diganti baru.
“Nanti kami hitung dulu dan dilaporkan ke KPU RI maupun provinsi untuk diajukan penggantinya ke penyedia,” kata dia.
Pj Bupati Pasuruan Andriyanto juga memberikan perhatiannya dengan meninjau pelipatan surat suara.
Ia ingin memastikan kebutuhan logistik pemilu di wilayahnya minim kendala.
“Hanya tempat pelipatannya saja yang mungkin akan jadi evaluasi kami. Karena gudang yang disewa KPU sangat panas. Meskipun dari sisi keamanannya sudah cukup baik,” tukasnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin