Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bawaslu Telusuri Viral Ancaman Diberhentikan Kerja bila Tak Nyoblos Caleg Manajer Eratex

Arif Mashudi • Kamis, 28 Desember 2023 | 17:49 WIB
Tangkapan layar unggahan yang sempat viral soal pemilu di Eratex.
Tangkapan layar unggahan yang sempat viral soal pemilu di Eratex.

KADEMANGAN, Radar Bromo - Sebuah posting-an tentang calon anggota legislatif (caleg) tiba-tiba viral di media sosial (medsos). Posting-an itu menyampaikan tentang ancaman harus memilih salah satu caleg DPRD Kota Probolinggo. Jika tidak, akan diberhentikan dari tempat bekerjanya di PT Eratex Djaja Probolinggo.

Ancaman itu awalnya di-posting oleh akun facebook (FB) Musrifa Rifa. Posting-an ini lantas di-screenshot dan tersebar di grup WhatsApp. Sehingga, menjadi viral.

Isi posting-annya, “Saya Cuma Babu dan Gaji di Eratex juga tidak naik. Ancaman dibehentikan lantaran tidak mau mencoblos Pak Sahri.” Namun, Rabu (27/12), posting-an akun Musrifa Rifa di FB itu tak ada lagi. Termasuk akunnya.

Ancaman diberhentikan dari PT Eratex Djaja itu bahkan sampai terdengar di DPRD Kota Probolinggo. Sehingga, membuat beberapa anggota DPRD merasa tidak nyaman.

”Isu itu sampai di DPRD dan sempat ramai. Bahkan, teman-teman di DPRD merasa tidak nyaman dengan isu pemecatan itu,” kata salah satu anggota DPRD Kota Probolinggo yang enggan disebut namanya.

Sahri sendiri yang disebut dalam posting-an itu merupakan manajer di PT Eratex Djaja. Pada Pileg 2024, dia maju menjadi salah satu caleg DPRD Kota Probolinggo.

Ketua Bawaslu Kota Probolinggo Johan Dwi Angga saat dikonfirmasi membenarkan beredarnya ancaman yang di-posting akun Musrifa Rifa di FB. Pihaknya, menurut Johan, sedang menelusuri kebenaran posting-an akun tersebut.

Sebab, bila benar ada tekanan agar memilih salah satu caleg, maka itu jelas melanggar aturan. Apalagi bila benar sampai ada ancaman diberhentikan dari tempat bekerja bila tak memilih.

”Kami telusuri, meski belum ada laporan atau aduan masuk. Terakhir, akun bersangkutan kita cari nggak ada. Infonya statusnya hilang,” katanya.

Sahri sendiri saat dikonfirmasi menegaskan, apa yang sedang viral di medsos itu tidak benar. Posting-an tersebut hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

”Ancaman itu hoaks. Tidak ada ancaman seperti yang dituduhkan di medsos itu. Sekarang malah sudah menghilang akunnya. Padahal, sudah banyak yang mencari karena nyebut babu di Eratex,” terangnya.

Meski memastikan hoaks, Sahri mengaku tidak akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Dia yakin, nantinya akan ketahuan siapa yang telah membuat posting-an hoaks tersebut. (mas/hn)

Editor : Jawanto Arifin
#pemilu 2024 #bawaslu kota probolinggo #eratex