MAYANGAN, Radar Bromo - KPU Kota Probolinggo bisa bernapas lebih lega. Permohonan tambahan anggaran hibah untuk Pilwali Probolinggo 2024, dikabulkan Wali Kota Probolinggo. Kamis (3/8), Pemkot Probolinggo resmi menyetujui dana hibah sebesar Rp 23,1 miliar.
Persetujuan dana hibah itu dilakukan saat penandatanganan berita acara penyediaan dana Pilwali Kota Probolinggo 2024 di kantor Kesbangpol setempat. Dana hibah yang diperoleh KPU ini sebenarnya lebih rendah dari yang diajukan sebesar Rp 38,8 miliar.
Namun, angka Rp 23, 1 miliar itu sudah lebih besar dibanding rencana awal pemkot. Sebelumnya, Pemkot Probolinggo berencana mengalokasikan dana hibah untuk KPU sekitar Rp 19 miliar saja. KPU lantas mengajukan tambahan dan disetujui Rp 23,1 miliar.
Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri mengatakan, Pemkot Probolinggo sudah memberikan kepastian dana untuk penyelenggaraan Pilwali 2024. Sesuai berita acara yang ditandangani, KPU mendapatkan alokasi hibah sekitar Rp 23,1 miliar.
”Alhamdulillah, penyediaan dana pemilihan wali kota dan wakil wali kota Probolinggo 2024 ada tambahan. Rencana awal hanya Rp 19 miliar. Lalu kami ajukan dan ada tambahan sekitar Rp 7,5 miliar. Alhamdulillah total disetujui Rp 23,1 miliar,” katanya.
Hibah sekitar Rp 23,1 miliar itu, menurut Hudri, memang masih jauh dari kebutuhan awal yang telah diajukan. Namun, pihaknya akan berupaya maksimal agar penyelenggaraan Pilwali Kota Probolinggo 2024 berjalan sukses. Meskipun, harus mengurangi atau mengepras sejumlah kegiatan.
”Kami terima anggaran hibah dari Pemkot itu. Nanti kalau ada lebih, pasti akan kembali ke kas daerah. Jadi semua anggaran itu digunakan sesuai perencanaan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Probolinggo Muhammad Sonhadji membenarkan penyediaan dana hibah Pilwali untuk KPU sekitar Rp 23,1 miliar. Direncanakan, dana itu akan disediakan melalui APBD 2024.
”Penyediaan dana hibah untuk KPU Kota Probolinggo tahun 2024 sekitar Rp 23,1 miliar,” katanya. (mas/hn)
Editor : Jawanto Arifin