Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kantor Lama Disegel, PDIP Kota Pasuruan Segera Tempati Kantor Baru

Jawanto Arifin • Kamis, 18 Juli 2019 | 16:09 WIB
Photo
Photo
PASURUAN - DPC PDIP Kota Pasuruan hasil Konfercab 2019 memilih untuk berkantor di tempat baru. Jajaran pengurus baru kini tengah menyiapkan gedung yang akan dijadikan kantor DPC.

Keputusan itu dilakukan karena kantor DPC PDIP di Jalan KH Mas Mansyur sempat disegel sejumlah kader PDIP yang tidak setuju hasil Konfercab 2019. Kantor itu lantas dijadikan Posko Promeg 96.

Sekretaris DPC PDIP Kota Pasuruan Teddy Armanto membenarkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan kantor baru. Lokasinya di Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo.

"Kami menyewa ruko di sana. Jadi, sifatnya hanya sementara. Agar roda organisasi partai tetap berjalan maksimal," ungkap Teddy saat dikonfirmasi, Rabu (17/7).

Keberadaan kantor DPC itu, lanjut Teddy, menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi partai yang dipimpin Raharto Teno Prasetyo itu. Mengingat, sebentar lagi akan memasuki tahun politik dalam Pilwali 2020.

"Kantor baru menjadi prioritas bagi kami karena kami perlu konsolidasi internal dengan jajaran PAC hingga ranting. Lalu dalam waktu dekat ini kan ada agenda Pilwali," ujarnya.

Bakal kantor baru itu, kini tengah ditata agar siap dijadikan kantor partai berlambang banteng moncong putih itu. Teddy berharap kantor baru itu dapat segera ditempati. "Insyaallah setelah kongres nanti akan ditempati. Sekarang sedang disiapkan," katanya.

Di samping itu, partai juga akan tetap mencari lahan untuk membangun gedung kantor baru yang bersifat permanen. Sedangkan kantor DPC yang lama, kata Teddy, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada DPP dan DPD.

Mengenai gejolak internal yang sempat mencuat hingga disegelnya kantor DPC, Teddy mengaku telah berupaya membangun komunikasi dengan pengurus lama. Tetapi, pihaknya tak akan masuk ke ranah itu terlalu jauh.

"DPP maupun DPD mengharapkan pengurus baru untuk tidak masuk ke ranah kemarin. Itu semua akan di-handle DPP dan DPD. Namun, kami mengirimkan utusan sebagai upaya rekonsiliasi," tandasnya. (tom/hn) Editor : Jawanto Arifin
#konflik pdip #pdip kota pasuruan #raharto teno