Sudah 13 tahun usia SMK Muhammadiyah 1 Pandaan. Sejak berdiri 1 April 2013, sekolah yang dikenal SMK Mutu ini berkembang pesat. Jumlah peserta didiknya, saat ini lebih dari seribu siswa. Tak hanya berasal dari sekitar Pandaan dan Pasuruan saja, tapi juga ada dari luar daerah seperti Mojokerto dan Sidoarjo.
===============================
SMK Mutu berdiri di atas sekitar 1,3 hektare di Jalan Raya Pandaan - Bangil KM 2, Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan. Didirikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pandaan bersama para pendiri lainnya.
Ada sejumlah jurusan di sekolah yang dipimpin Wiwit Dwi Purwono, S.Th.I., M.A.P.ini. Di antaranya Teknologi Laboratorium Medik dan Asisten Keperawatan. Kemudian Farmasi Klinis dan Komunitas, Perbankan Syariah, Teknik Komputer dan Jaringan, Kecantikan dan Spa. Kini, terbaru juga ada jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Game.
Banyaknya jurusan tentu diimbangi sejumlah sarana dan prasarana pendukung. Selain terdapat beberapa laboratorium, juga terdapat pula Bussiness Center MUTU Mart, gedung Mutu Medical Clinic (MMC), Kampung Jepang, serta Klinik Mutu Ayu.
Sebagai salah satu sekolah menengah kejuruan yang ingin mendukung passion siswa, Wiwit menggerakkan SMK Mutu untuk membuat perubahan besar. Melalui berbagai program pemerintah dari Kemendikbud, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dan Direktorat SMK melalui program CEO (Chief Excecutive Officer - Manajerial Kepala Sekolah) dan COE (Center Of Excelence). Program belajar mengajar sekaligus praktik, menjadi fokus tenaga pendidik dan kependidikan di SMK Mutu.
Wiwit Dwi Purwono menyebut, motivasi terbesar menjadi kasek adalah salah satu posisi paling strategis dalam dunia pendidikan. Peran ini bukan sekadar tentang jabatan struktural atau administrasi. Melainkan kepemimpinan yang membawa dampak nyata.
Selain itu juga memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan siswa dengan cara menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di seluruh area sekolah. "Sebagai seorang kepala sekolah, fokus saya tidak hanya pada apa yang dipelajari siswa di dalam kelas. Tapi pada siapa mereka akan bertumbuh setelah keluar dari gerbang sekolah," jelas Wiwit Dwi Purwono.
Ada tiga nilai utama yang diterapkan Wiwit sejak sekolah ini didirikan 13 tahun lalu. "Yakni integritas dan kejujuran, ketangguhan dan daya juang, empati dan kepedulian sosial," bebernya.
Sebagai kepala sekolah yang punya peran sentral, Wiwit memiliki sejumlah inovasi pembelajaran siswa. Salah satu fokus inovasi Wiwit adalah menciptakan sistem yang berpusat pada siswa (student-centered) dan memudahkan guru. "Inovasi bukan selalu berarti aplikasi digital yang rumit, melainkan metode baru yang memecahkan masalah nyata di sekolah," tuturnya.
Inovasi pembelajaran yang dikembangkan di sekolah adalah Poject-Based Learning (PjBL) tematik dan berbasis kearifan lokal. Ada pula diferensiasi pembelajaran menggunakan Smart Diagnostic Assesment dan Outdoor & Community Classroom (belajar di luar kelas).
Respons nyata dari peserta didik, terhadap inovasi - inovasi tersebut cukup beragam. Antara lain peningkatan kebahagiaan belajar (joy of leraning) yang drastis. Anak-anak merasa sekolah tidak lagi menjadi tempat yang menjemukan maupun berkurangnya kecemasan akademik.
Selain itu, juga membawa perubahan pada peserta didik dari pasif menjadi aktif. "Inovasi - inovasi yang diterapkan tidak sekedar membuat kelas menjadi ramai dan menyenangkan. Melainkan secara ilmiah dan terukur, mengubah struktur kognitif atau hasil belajar, serta kecerdasan emosional atau karakter peserta didik," terangnya.
Fasilitasi Siswa dengan Gandeng Perusahaan Jepang
DALAM beberapa tahun terakhir sekolah memberangkatkan lulusan ke Jepang untuk mendapatkan kerja. Sekolah memfasilitasi dan mengembangkan karir peserta didik, SMK Mutu sudah MoU dengan sejumlah Perusahaan Modal Asing (PMA) asal Jepang.
Langkah proaktif Kepala SMK Muhammadiyah 1 Pandaan dalam menjalin MoU dengan Jepang, dan melakukan benchmarking ini membuktikan bahwa sekolah tidak boleh berpuas diri. Sebaliknya inovasi harus terus dilakukan agar SMK tetap menjadi pilar utama dalam mencetak generasi emas Indonesia yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di kancah internasional.
SMK Muhammadiyah 1 Pandaan juga meraih predikat Unggul Madya dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (zal/fun/*)
Grafis
Prestasi yang Pernah Diraih Wiwit Dwi Purwono
1. Magang guru di PT. Takumi Koba Indonesia
2. Pelatihan atau pengembangan kompetensi Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP)
3. Diklat Penguatan Kepala Sekolah, pelatihan resmi dari Kemendikbudristek
4. Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Perencanaan Berbasis Data (PBD)
Prestasi Nonakademik SMK Muhammadiyah 1 Pandaan :
1. Juara 1 Voli Putri Kapolres Cup 2025
2. Juara 1 Voli Putri Bupati Cup Tahun 2025
3. Juara 1 Bulu Tangkis Tunggal Putra The Muhammadiyah Education Conference
4. Juara 1 Kejuaraan Taekwondo Piala Walikota Surabaya 2025 se Jawa Timur.
Prestasi Akademik SMK Muhammadiyah 1 Pandaan :
· Juara 1 SETAPA UNESA Tahun 2025
· Juara Harapan 1 Olympiade Ekonomi Islam Tahun 2025
· Juara Harapan 2 Tingkat Provinsi Lomba Arek AI Aplikasi Web - Festika Jatim 2025
· Juara 1 Video Recycle Competition tingkat Nasional
· Juara 1 Olimpiade PKN Nasional Tahun 2026
Editor : Muhammad Fahmi