Sebagai salah satu sekolah yang banyak dipilih di Kota Probolinggo, saat ini SMK Ahmad Yani mengembangkan program unggulan “Lulus Langsung Kerja.” Program ini menjadi arah utama transformasi pendidikan vokasi di sekolah.
============================
SECARA garis besar, SMK Ahmad Yani menegaskan arah besarnya melalui tagline, “Masuk SMK Ahmad Yani, Lulus Langsung Kerja.” Kepala SMK Ahmad Yani Kota Probolinggo Rieky Afrianto, S.PD., M.M. menjelaskan, program Lulus Langsung Kerja, lahir dari kebutuhan meningkatkan daya saing lulusan agar tidak hanya lulus. Namun juga memiliki masa depan jelas. Bekerja, kuliah, atau berwirausaha.
Program Lulus Langsung Kerja dijalankan melalui strategi 3G. Yaitu, Getol Mencari Murid, Getol Memproses, dan Getol Menyalurkan BMW (Bekerja, Melanjutkan Kuliah, dan Wirausaha) yang terintegrasi dengan konsep Link and Match 8+i bersama dunia usaha dan dunia industri.
Dalam tahap Getol Mencari Murid, sekolah aktif melakukan promosi ke SMP/MTs, memanfaatkan media digital, dan memperkuat kolaborasi dengan alumni dan masyarakat. Pada tahap Getol Memproses, pembelajaran diarahkan pada model berbasis industri, termasuk kelas industri seperti Honda, Axioo, Robotku, dan Manufaktur.
“Sekolah juga mengembangkan Teaching Factory. Sertifikasi kompetensi, magang guru, guru tamu industri, pembelajaran mendalam (deep learning), penguatan karakter, serta budaya kerja,” lanjutnya.
Sementara itu, pada tahap Getol Menyalurkan BMW, sekolah melakukan sejumlah langkah strategis. Di antaranya, menyiapkan lulusan melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), kerja sama dengan lebih dari 250 mitra industri, tracer study alumni, rekrutmen langsung di sekolah, program kewirausahaan, hingga kemitraan dengan perguruan tinggi.
Seluruh proses ini diperkuat dengan implementasi SMK Pusat Keunggulan selama tiga tahun berturut-turu, yaitu 2022–2024. Juga dilakukan pengembangan Bengkel TEFA, Pos AHASS, Business Center, serta digitalisasi pembelajaran dan manajemen sekolah. (hn)
Beri Dampak Positif bagi Sekolah, Guru, dan Murid
Implementasi program Lulus Langsung Kerja di SMK Ahmad Yani Probolinggo membawa dampak luas bagi sekolah, guru, dan peserta didik. Dari sisi kelembagaan, sekolah menjadi lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi hasil. Sehingga kepercayaan masyarakat meningkat.
Hal ini diperkuat dengan status sebagai pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan selama tiga tahun berturut-turut, 2022-2024. Juga menjadi sekolah pengimbas bagi SMK lain.
Dari sisi pembelajaran, guru mengalami peningkatan kompetensi melalui magang industri, sertifikasi, serta pelatihan upskilling dan reskilling. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual, berbasis proyek, dan sesuai kebutuhan dunia kerja.
“Sekolah juga mencatat peningkatan prestasi murid dalam kompetisi keahlian, kewirausahaan, sertifikasi kompetensi, serta keterlibatan dalam proyek industri,” jelas Kepala SMK Ahmad Yani Kota Probolinggo Rieky Afrianto, S.PD., M.M.
Dampak bagi murid terlihat pada peningkatan kesiapan kerja, pengalaman nyata melalui Teaching Factory dan PKL, serta peluang lebih besar untuk bekerja, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha. Menurut Rieky, keberhasilan tidak hanya diukur dari kelulusan. Namun juga dari keberhasilan alumni dalam jalur BMW.
Kolaborasi menjadi kekuatan utama dengan lebih dari 250 dunia usaha dan dunia industri, perguruan tinggi, serta lembaga pelatihan. Kerja sama ini mencakup PKL, magang guru, guru tamu industri, sertifikasi kompetensi, beasiswa, rekrutmen kerja, hingga dukungan peralatan praktik.
Dalam tata kelola, keberlanjutan program dijaga melalui evaluasi rutin, supervisi pembelajaran, tracer study alumni, serta analisis rapor pendidikan. Sekolah juga menghadapi tantangan berupa persaingan antarlembaga dan perubahan kebutuhan industri yang cepat.
Untuk menjawabnya, sekolah menegaskan kembali strategi 3G dan penguatan Link and Match 8+i. Dengan sistem tersebut, pihaknya menurut Rieky, menjamin bahwa ‘Masuk SMK Ahmad Yani, Lulus Langsung Kerja, Siap Sukses di Masa Depan.’ (hn)
Editor : Muhammad Fahmi