PROBOLINGGO, Radar Bromo – Olimpiade Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat SMP/MTs atau OLIPS kembali digelar. Tahun ini sebanyak 650 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur ambil bagian.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang berskala nasional, OLIPS ke-2 tahun ini difokuskan pada tingkat Provinsi Jawa Timur.
Olimpiade yang diselenggarakan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) IPS Kabupaten Probolinggo didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) ini juga, menjadi salah satu rangkaian dalam peringatan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo (Harjakapro).
Pelaksanan olimpiade terbagi dalam beberapa rayon. Rayon 1 (Kabupaten Probolinggo) digelar pada Kamis (23/4) pukul 12.00.
Kemudian Rayon 2 (Kota Probolinggo) digelar pada Jum’at (24/4) pukul 08.00.
Sementara Rayon 3-21 untuk peserta luar Probolinggo dilaksanakan pada hari yang sama, yakni pukul 13.00 WIB secara online melalui Zoom dengan ketentuan on cam dan on mic.
Koordinator OLIPS ke-2, Geo Sukma Mardali, mengatakan OLIPS bukan sekadar ajang olimpiade atau perlombaan, tetapi juga sarana membentuk karakter dan pola pikir siswa.
Melalui OLIPS, pihaknya ingin menumbuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis.
Serta mental juara dalam menghadapi persaingan, termasuk persiapan menuju OSN 2026,” ujarnya.
Persaingan dalam OLIPS ke-2 tahun ini terbilang ketat. Dari ratusan peserta, hanya 100 siswa terbaik yang akan lolos ke babak semifinal dan final.
Pengumuman semifinal dijadwalkan pada Senin (27/4). Kemudian babak semifinal dan final akan digelar pada Kamis (30/4) di Aula Tengger, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Pada babak puncak tersebut, para finalis akan memperebutkan gelar juara 1, 2, 3 serta juara harapan 1 hingga 3.
Selain trofi dan medali, para pemenang juga akan mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan. (uno)
Editor : Muhammad Fahmi