BANGIL, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan penyaluran hibah bagi guru PAUD dan pendidikan nonformal (PNF), segera direalisasikan.
Tahun ini, total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 35,57 miliar dan akan diberikan kepada 10.831 guru.
Rinciannya, hibah tersebut diperuntukkan bagi 2.896 guru PAUD, 1.200 guru RA, 4.035 guru TPQ, serta 2.700 guru madrasah diniyah (Madin).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti memastikan seluruh penerima, telah ditetapkan melalui surat keputusan (SK).
Saat ini tinggal menunggu proses pencairan yang dijadwalkan mulai Mei mendatang.
“Semua penerima sudah di-SK-kan. Jadi tinggal pencairan saja. Insya Allah bulan Mei sudah bisa diterima,” ujarnya.
Meski demikian, nominal hibah tahun ini mengalami penyesuaian seiring kebijakan efisiensi anggaran.
Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, berharap para guru tetap memahami kondisi tersebut.
“Kami berharap guru PAUD dan PNF tetap menerima bantuan ini. Walaupun tidak seperti dulu, kami tetap berupaya mengalokasikannya untuk mendukung pendidikan generasi emas di Kabupaten Pasuruan,” ucapnya.
Menurutnya, keberadaan hibah ini tidak lepas dari sejarah panjang perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan nonformal, khususnya dalam membangun karakter anak sejak usia dini.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru PAUD dan PNF yang selama ini berperan penting dalam membentuk karakter anak-anak.
“Pendidikan ini penting, terutama dalam mencetak anak-anak yang berakhlakul karimah. Pemkab Pasuruan akan terus mendukung,” tegasnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin