Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tambah Personel hingga Jam Kerja, Strategi Kejar Target Rampungkan Proyek Sekolah Rakyat di Pasuruan

Fahrizal Firmani • Minggu, 5 April 2026 | 08:16 WIB
DIPACU: Proyek SR di Wironini, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, yang tengah dalam pengerjaan. (Fahrizal Firmani/Radar Bromo)
DIPACU: Proyek SR di Wironini, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, yang tengah dalam pengerjaan. (Fahrizal Firmani/Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Pembangunan fisik Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kelurahan Wironini, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan terus dikebut.

Guna memastikan proyek strategis ini selesai tepat waktu, PT Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana melakukan penambahan personel secara signifikan, serta memperpanjang jam kerja hingga malam hari.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, mengungkapkan progres pembangunan saat ini, menunjukkan tren positif dengan capaian fisik menyentuh angka 6,8 persen.

Tahap pematangan lahan sebagian besar telah rampung, menyisakan area lapangan sepak bola.

"Di lokasi juga sudah dilakukan pemasangan 10 tiang pancang untuk bangunan. Secara keseluruhan, ada 22 unit bangunan yang akan berdiri di sana. Target kami, konstruksi fisik harus tuntas pada 20 Juni mendatang, yang kemudian dilanjutkan proses finishing hingga 11 Agustus," jelas Kokoh.

Untuk mengejar tenggat waktu tersebut, jumlah tenaga kerja ditingkatkan drastis.

Jika sebelumnya hanya mengerahkan 230 orang, mulai April ini jumlah pekerja ditambah menjadi 350 orang. Tak hanya itu, aktivitas di lokasi proyek kini berlangsung hingga pukul 22.00.

"Sejak 1 April, pelaksanaan pekerjaan benar-benar dikebut. Pekerja berada di lapangan dari pagi hingga malam hari agar seluruh tahapan, termasuk penyediaan mebeler dan sarana prasarana, berjalan sinkron," tambahnya.

Sekolah Rakyat permanen ini diproyeksikan menjadi kawasan pendidikan terpadu yang berdiri di atas lahan seluas 7,3 hektare.

Fasilitas yang disediakan sangat komprehensif, mencakup asrama putra dan putri untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Selain ruang kelas, kompleks ini akan dilengkapi dengan gedung serbaguna, kantin, musala, asrama guru, dapur, hingga fasilitas olahraga seperti kolam, lapangan basket, dan lapangan sepak bola.

Dengan total 22 bangunan, sekolah ini diperkirakan mampu menampung hingga 1.080 siswa, di mana masing-masing jenjang memiliki tiga rombongan belajar (rombel).

Terkait pengisian peserta didik, Pemkot Pasuruan saat ini tengah melakukan verifikasi dan validasi (verval) data.

Meski proyeksi calon siswa sudah dikantongi, pihak dinas masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari pemerintah pusat mengenai kuota rombel tahap pertama.

"Kami terus mematangkan verval untuk menentukan siapa saja yang berhak menjadi siswa SR. Langkah ini penting agar bantuan pendidikan ini tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan," tukas Kokoh. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#Sekolah Rakyat #pasuruan #dinsos #pendidikan