PASURUAN, Radar Bromo - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, menggelar Rapat Paripurna III dengan agenda penyampaian Jawaban Bupati Pasuruan atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027, Rabu (4/11).
Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, ini menjadi tahapan krusial dalam menyelaraskan arah kebijakan fiskal daerah.
"Agenda hari ini (Rabu,red) merupakan pembahasan penting untuk menyelaraskan dan memperkuat sinergi, antara eksekutif dan legislatif terhadap berbagai saran serta masukan yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD," ujar Samsul Hidayat.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasuruan, M. Rusdi Sutejo, menyampaikan jawaban dan penjelasan mendalam atas pandangan umum, yang sebelumnya diajukan oleh enam fraksi, yakni Fraksi PKB, Fraksi Gerindra, Fraksi PDI-P, Fraksi Golkar, Fraksi PKS, dan Fraksi Gabungan.
Pria yang akrab disapa Mas Rusdi ini menegaskan, bahwa pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2027 ke depan, akan jauh lebih fokus dan efektif.
Eksekutif menitikberatkan struktur anggaran, untuk menyokong perwujudan tiga program prioritas utama. Meliputi optimalisasi pelayanan publik, penguatan perekonomian daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Mengenai pendapatan daerah, salah satu poin krusial yang dijawab Bupati adalah komitmen optimalisasi pajak dan retribusi daerah.
Pemkab Pasuruan memastikan telah menyiapkan instrumen digital, perbaikan sistem pelayanan, hingga pengetatan pengawasan pada sektor-sektor potensi penerimaan.
Mas Rusdi menjamin penetapan target penerimaan, sudah dikalkulasi secara matang dengan mempertimbangkan dinamika pertumbuhan ekonomi lokal dan kondisi riil perekonomian daerah.
Sementara di bidang sosial kemasyarakatan, khususnya sektor pendidikan, Mas Rusdi menjelaskan bahwa pemenuhan akses bagi masyarakat kurang mampu, akan diakomodasi melalui program beasiswa prioritas.
Program ini menyasar para santri, siswa berprestasi, anak yatim, serta anak dari keluarga tidak mampu.
Di sektor kesehatan, peningkatan kualitas hidup masyarakat akan dipacu melalui proyek rehabilitasi dan pengembangan fasilitas pelayanan Puskesmas 24 jam.
Menutup penjelasannya, Mas Rusdi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam, kepada seluruh jajaran legislatif atas kontrol fiskal yang diberikan melalui saran, pendapat, serta rekomendasi yang konstruktif.
"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat. Berbagai masukan konstruktif yang disampaikan melalui masing-masing fraksi, sangat penting bagi kami dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan APBD 2027 yang lebih baik, efektif, dan tepat sasaran," papar Mas Rusdi. (unt/one/*)
Poin-poin Penting Jawaban Bupati Pasuruan atas Pandangan Fraksi
· Optimalisasi pajak daerah penggunaan dan retribusi daerah melalui instrumen digital, dan perbaikan sistem pelayanan.
· Program pendidikan beasiswa bagi santri/siswa berprestasi, anak yatim, dan anak tidak mampu
· Rencana pembangunan RSUD Purwodadi dan perluasan kepesertaan aktif JKN (UHC)
· Fokus utama anggaran belanja daerah diarahkan pada perbaikan infrastruktur dasar
· Kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah, intensifikasi dan digitalisasi
· Revitalisasi Pasar wisata Cheng Hoo dan pemandian alam Banyubiru.
· Pengelolaan sampah difokuskan pada optimalisasi sarana dan armada, dan pengurangan sampah dari sumber
· Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penyederhanaan prosedur, kepastian waktu pelayanan, dan penguatan sistem digital.
Editor : Jawanto Arifin