GRATI, Radar Bromo – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan besar, terjadi di jalur pantura Pasuruan-Probolinggo, tepatnya di kawasan Patal, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Senin malam (5/10).
Insiden adu banteng sekitar pukul 23.11 ini, mengakibatkan satu orang sopir terluka dan kerugian materiil ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
Kecelakaan melibatkan dump truk tronton bernopol N 8412 UT yang dikemudikan Abdul Munif, 36, warga Leces, Probolinggo, kontra dump truk tronton bermuatan kosong bernopol W 9946 UP yang disopiri Huda Prasetya, 28, warga Kutorejo, Mojokerto.
Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan, menjelaskan insiden bermula, saat truk tronton N 8412 UT melaju dari arah timur menuju ke barat.
Baca Juga: Simpang Empat Patung Sapi Pandaan Rawan Kecelakaan, Perlu Pengalihan Simpul-Titik Jalan Paling Aman
Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut mendadak oleng mengarah ke kanan hingga melewati marka pembatas jalan.
Nahas, dari arah berlawanan muncul truk tronton W 9946 UP, sehingga benturan keras tidak dapat terhindarkan.
"Kendaraan N 8412 UT berjalan terlalu mengarah ke kanan hingga melewati marka jalan, kemudian menabrak kendaraan W 9946 UP yang melaju dari arah barat ke timur," terangnya.
Kerasnya tabrakan, membuat kabin depan sisi kanan truk W 9946 UP ringsek parah, bak kanan jebol, dan kaca depan pecah dengan estimasi kerusakan Rp12 juta.
Sementara truk N 8412 UT hanya mengalami kerusakan sistem pengereman senilai Rp3 juta.
Akibat insiden ini, Huda Prasetya mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi ke RSUD Grati, sedangkan Abdul Munif selamat tanpa luka.
Warga setempat, Abdi, 39, menambahkan bahwa kondisi lajur di sekitar TKP, memang tergolong membahayakan. Karena minimnya penerangan jalan umum (PJU) saat malam hari.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi, segera melakukan pengaturan arus lalu lintas, untuk mencegah kemacetan total di jalur pantura. Serta mengevakuasi kedua armada besar tersebut, sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut. (zen/one)
Editor : Moch Vikry Romadhoni