Komplotan Terduga Pencuri Motor Todongkan “Senpi” dan Lempar Petasan Setelah Aksinya Gagal

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 17:17 WIB
OLAH TKP: Sejumlah petugas kepolisian, dari Polres Pasuruan Kota mengidentifikasi lokasi percobaan pencurian motor di depan kantor notaris, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. (Polres Pasuruan Kota for Radar Bromo)
OLAH TKP: Sejumlah petugas kepolisian, dari Polres Pasuruan Kota mengidentifikasi lokasi percobaan pencurian motor di depan kantor notaris, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. (Polres Pasuruan Kota for Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Aksi percobaan pencurian sepeda motor, terjadi di depan sebuah kantor notaris di wilayah Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jumat (2/10) petang.

Aksi tersebut gagal setelah diketahui warga. Namun, para terduga pelaku sempat menodongkan benda menyerupai senjata api, dan melempar petasan sebelum melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.45. Saat itu, sebuah motor Honda Beat warna merah putih milik MA, 28, warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, terparkir di depan kantor notaris.

Motor tersebut dalam kondisi terkunci setang dan menghadap ke utara.

Tidak lama kemudian, empat orang laki-laki yang diduga sebagai pelaku, datang menggunakan dua motor Honda Beat.

Kedua kendaraan tersebut tidak dilengkapi pelat nomor. Para terduga pelaku diketahui berboncengan.

Mereka kemudian berhenti di sekitar lokasi. Salah seorang terduga pelaku yang mengenakan pakaian warna merah turun dari motor.

Dia lantas mendekati motor korban dan diduga berusaha membobol rumah kunci menggunakan kunci T.

Aksi tersebut diketahui dua saksi, yakni SO, 34, dan DS, 47. Keduanya kemudian berteriak maling. Teriakan itu membuat terduga pelaku mengurungkan aksinya.

Namun, situasi sempat memanas. Salah seorang terduga pelaku mengeluarkan benda menyerupai senjata api dan menodongkannya ke arah SO.

Benda tersebut masih didalami, karena diduga merupakan airsoft gun atau senjata api rakitan.

Di tengah situasi tersebut, terduga pelaku lainnya yang masih berada di atas motor dan mengenakan pakaian warna cokelat, melemparkan petasan. Lemparan tersebut mengenai tembok pembatas bangunan.

Setelah itu, keempat terduga pelaku langsung kabur ke arah timur. Motor korban tidak sempat dibawa, sehingga percobaan pencurian tersebut gagal.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, polisi langsung mendatangi lokasi, setelah menerima informasi kejadian. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan keterangan dari saksi.

"Untuk terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan. Anggota sudah mendatangi TKP dan melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi maupun rekaman CCTV," kata Junaidi.

Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya plastik pembungkus petasan, pecahan tembok yang terkena lemparan petasan, serta rekaman CCTV yang merekam kejadian tersebut.

"Rekaman CCTV juga menjadi salah satu bahan untuk mendalami identitas dan ciri-ciri para terduga pelaku," imbuhnya. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
Percobaan pencurian kota pasuruan curanmor maling motor senpi