Operasional Bus Trans Jatim Koridor 8 Porong-Pasuruan Tunggu Tahun Depan

Rizal Syatori • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB
Ilustrasi (Dokumen Radar Bromo)
Ilustrasi (Dokumen Radar Bromo)

GEMPOL, Radar Bromo - Masyarakat Pasuruan dan sekitarnya yang telah menantikan kehadiran moda transportasi massal Bus Trans Jatim, tampaknya masih harus bersabar.

Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan, operasional Bus Trans Jatim Koridor 8 rute Porong – Pasuruan, belum bisa terealisasi pada tahun ini dan dipastikan baru akan berjalan mulai tahun depan.

Penundaan ini mencakup seluruh keputusan strategis. Mulai dari peluncuran resmi armada hingga pematangan teknis di lapangan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, yang menegaskan bahwa segala persiapan masih membutuhkan waktu.

"Tahun ini belum bisa, tunggu tahun depan. Mulai dari keputusan operasional, penyediaan armada, penentuan jalur yang dilalui, hingga titik pos atau halte pemberhentian masih harus menunggu regulasi lebih lanjut," jelas Digdo.

Ia menambahkan, dalam proyek ini, pihak pemerintah daerah (kabupaten dan kota) hanya memiliki kewenangan, untuk mengajukan usulan ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, keputusan akhir mengenai eksekusi operasional, serta pengadaan unit bus sepenuhnya menjadi wewenang mutlak Dishub Provinsi Jatim.

"Saat ini prosesnya masih sebatas koordinasi berkelanjutan, antarpemangku kebijakan. Kami terus membahas usulan jalur optimal yang akan dilalui, sekaligus menetapkan titik-titik strategis untuk halte pemberhentian," imbuhnya.

Sesuai dengan perencanaan, Bus Trans Jatim Koridor 8 diproyeksikan menjadi urat nadi transportasi baru, yang menghubungkan Sidoarjo dan Pasuruan.

Jalur ini nantinya akan melintasi wilayah Gempol, Beji, Bangil, Rembang, hingga Kraton, sebelum akhirnya mencapai titik pemberhentian terakhir di Terminal Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Kehadiran koridor baru ini, diharapkan dapat mempermudah mobilitas kaum urban, menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur nasional, serta mengintegrasikan transportasi publik yang murah dan nyaman di Jawa Timur. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
porong pasuruan bus dishub Trans Jatim