Baru Sentuh 50 Persen, Pedagang Dorong Revitalisasi Pasar Besar Kota Pasuruan Berlanjut

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 14:14 WIB
BUTUH SENTUHAN: Kondisi Pasar Besar Kota Pasuruan. Revitalisasi yang dilakukan, baru menyentuh 50 persen. (Pemkot Pasuruan for Radar Bromo)
BUTUH SENTUHAN: Kondisi Pasar Besar Kota Pasuruan. Revitalisasi yang dilakukan, baru menyentuh 50 persen. (Pemkot Pasuruan for Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Revitalisasi Pasar Besar Kota Pasuruan belum rampung sepenuhnya.

Paguyuban Pedagang Pasar Besar mendesak pemerintah, agar kelanjutan pembenahan pasar tradisional ini, bisa kembali dialokasikan pada tahun depan.

Tujuannya, untuk mendongkrak kenyamanan konsumen dan roda ekonomi daerah.

Wakil Ketua Paguyuban Pasar Besar, Marzuki, menegaskan, Pasar Besar merupakan pusat urat nadi perekonomian, sekaligus menjadi wajah utama Kota Pasuruan.

Terlebih, posisinya yang strategis di dekat Stasiun Kota Pasuruan, membuat kawasan ini dilewati oleh ribuan masyarakat dalam dan luar kota setiap harinya.

"Pasar Besar ini menjadi ikon dan wajah Kota Pasuruan. Di sini, tumbuh aktivitas jual beli yang berimbas langsung pada perekonomian daerah. Kami mendorong revitalisasi terus berlanjut. Karena beberapa area kios, terutama yang terletak di bagian tengah dan sisi utara, masih sangat membutuhkan penanganan," kata Marzuki.

Menurutnya, kondisi pasar yang bersih, asri, dan tertata akan membuat masyarakat lebih betah dan nyaman berbelanja.

Kabid Pasar Disperindag Kota Pasuruan, Slamet Riyadi, memaparkan proyek revitalisasi Pasar Besar, sejauh ini baru dilakukan dalam dua tahap.

Perbaikan tahap pertama pada tahun 2022 meliputi pembenahan los ikan, saluran air, dan depo sampah.

Sementara tahap kedua pada tahun lalu, menyasar tujuh titik krusial, termasuk kios konveksi dan los daging.

"Dari dua tahap perbaikan yang sudah berjalan tersebut, pengerjaannya baru menyentuh sekitar 50 persen dari total keseluruhan area pasar, yang membutuhkan pembenahan," aku Slamet.

Untuk menindaklanjuti kebutuhan sisa area yang belum terjamah, Disperindag Kota Pasuruan menegaskan telah melayangkan proposal pengajuan anggaran ke pemerintah pusat.

"Kami sudah mengusulkan ke Kementerian Perdagangan, agar proyek revitalisasi ini bisa berlanjut tahun depan. Saat ini, kami masih menunggu jawaban dan keputusan dari pusat," beber dia. (riz/one)

 

REVITALISASI PASAR BESAR BARU 50 PERSEN

PROGRES PERBAIKAN

·                    Sudah Rampung: 50 persen Area (Melalui 2 Tahap Revitalisasi).

·                    Belum Tersentuh: 50 persen Area (Diusulkan berlanjut tahun depan ke Kementerian Perdagangan).

 

REKAM JEJAK REVITALISASI

·                    Tahap I (2022): Pembenahan los ikan, perbaikan saluran air, dan depo sampah.

·                    Tahap II (Tahun Lalu): Menyasar 7 titik krusial, termasuk kios konveksi dan los daging.

 

AREA KRUSIAL BUTUH PEMBENAHAN (Target Berikutnya)

·                    Kios di bagian tengah pasar.

·                    Kios di sisi utara pasar.

 

3 POTENSI UTAMA PASAR BESAR

·                    Pusat Ekonomi: Pusat transaksi utama pedagang dan pembeli di Kota Pasuruan.

·                    Wajah Kota: Terletak strategis di dekat Stasiun Kota Pasuruan, dilewati warga dalam dan luar kota.

·                    Pengungkit Ekonomi: Pasar yang bersih dan asri diyakini mendongkrak minat belanja masyarakat.

Editor : Jawanto Arifin
kota pasuruan rehab revitalisasi pedagang pasar besar