Realisasi PAD Sampah dan Pengelolaan Parkir Tempat Khusus di Kota Pasuruan Tembus Rp 1,25 Miliar

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 10:05 WIB
KEJAR PAD: Truk sampah DLHKP Kota Pasuruan saat berhenti untuk mengangkut volume limbah domestik warga (Dokumen Radar Bromo)
KEJAR PAD: Truk sampah DLHKP Kota Pasuruan saat berhenti untuk mengangkut volume limbah domestik warga (Dokumen Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan, terus bergerak agresif dalam mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan capaian performa anggaran selama delapan bulan pertama, realisasi pundi-pundi pendapatan telah menembus angka Rp 1,25 miliar.

Pada tahun anggaran ini, DLHKP mematok target PAD tetap di angka Rp 1,9 miliar, besaran yang sama dengan target tahun lalu.

Dengan capaian per akhir Agustus sebesar Rp 1,25 miliar tersebut, akumulasi pendapatan DLHKP kini sudah menyentuh kisaran 66 persen dari pagu yang ditetapkan.

Kepala DLHKP Kota Pasuruan, Samsul Rizal, mengungkapkan rasa optimistisnya bahwa target tahunan ini tidak hanya akan terpenuhi, tetapi juga berpotensi besar untuk dilampaui.

Saat ini, pihak dinas menyisakan kekurangan sebesar Rp 650 juta atau sekitar 34 persen lagi untuk menutup target murni.

"Melihat tren realisasi yang ada, Insya Allah sisa target tersebut akan tercapai. Kami masih memiliki sisa waktu empat bulan hingga akhir tahun, untuk memaksimalkan seluruh potensi pendapatan yang ada di lapangan," ujar Rizal.

Rizal menjelaskan, struktur PAD DLHKP Kota Pasuruan ditopang oleh dua sektor penyumbang utama.

Pertama berasal dari penarikan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan rutin yang dibayarkan oleh setiap kepala rumah tangga per bulannya.

Sektor kedua bersumber dari pengelolaan kantong parkir khusus, di sejumlah ruang terbuka hijau.

Seperti yang saat ini telah diberlakukan secara resmi di Taman Lansia dan Taman Pekuncen.

Sebagai catatan evaluasi, performa PAD DLHKP pada tahun 2025 lalu, sebenarnya sudah menunjukkan grafik yang cukup memuaskan.

Realisasi akhir tahun lalu, tercatat hanya meleset tipis sebesar 0,36 persen atau kurang sekitar Rp 6,84 juta dari target total.

Rizal membeberkan pada tahun lalu, sektor retribusi sampah sebenarnya mampu menorehkan raport hijau yang positif.

Namun, perolehan akhir sedikit tertahan, akibat setoran retribusi dari sektor parkir khusus taman, yang realisasinya kurang sedikit dari estimasi awal.

"Tahun lalu kendalanya hanya kurang sedikit sekali di sektor parkir khusus, sementara sampah bagus. Belajar dari evaluasi itu, kami sangat yakin tahun ini kedua sektor bisa kompak mencapai target maksimal," ungkapnya. (riz/one)

RAPOR PAD DLHKP KOTA PASURUAN

2 Sektor Penopang Utama PAD

Evaluasi Performa Tahun Lalu

Editor : Moch Vikry Romadhoni
target pendapatan dlhkp sampah pad