Diduga Terpeleset saat Mandi, Warga Winongan Pasuruan Meninggal di Rumah

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB
MEMILUKAN: Jenazah korban saat dievakuasi di RSUD Grati. Korban diduga tewas lantaran terpeleset saat mandi.
MEMILUKAN: Jenazah korban saat dievakuasi di RSUD Grati. Korban diduga tewas lantaran terpeleset saat mandi.

 

WINONGAN, Radar Bromo— Abdul Qodir Zaelani, 45, warga Dusun Gading, Desa Gading, Kecamatan Winongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Minggu (13/9) petang.

Korban diduga terpeleset saat mandi hingga terjatuh di area kamar mandi. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tanpa pakaian dan hanya mengenakan handuk merah.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18.00. Sebelumnya, sekitar pukul 16.00, Musthofa, 27, datang ke rumah korban untuk mengajaknya bekerja. Namun kedatangannya tidak mendapat respons dari dalam rumah.

Musthofa kemudian menghubungi Akhmad Amin, perangkat Desa Gading, untuk meminta bantuan. Keduanya selanjutnya masuk ke rumah korban melalui pintu depan.

"Saat itu Musthofa datang ke rumah korban untuk mengajak bekerja. Karena dipanggil-panggil tidak ada jawaban, kemudian dia menghubungi saya. Kami lalu masuk ke rumah melalui pintu depan," ujar Akhmad Amin.

Begitu berada di dalam rumah, keduanya mendapati Abdul Qodir sudah tergeletak di dekat pintu kamar mandi. Korban hanya mengenakan handuk warna merah. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui sudah tidak bernapas.

Amin mengatakan, korban selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut. Tidak ada anggota keluarga lain yang tinggal bersama korban.

"Korban memang tinggal sendirian di rumah. Ketika kami masuk, posisinya sudah tergeletak di dekat kamar mandi dan sudah tidak bernapas," terangnya.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Winongan. Petugas bersama Tim Inafis Polres Pasuruan mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin mengatakan, dari pemeriksaan awal di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga tidak mendapati kerusakan di rumah, yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

"Sejauh pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kondisi rumah juga tidak ada kerusakan yang mengarah pada tindak pidana. Dugaan sementara korban terpeleset atau terjatuh saat mandi," kata Nanang.

Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan visum luar maupun otopsi. Penolakan tersebut disampaikan karena keluarga meyakini korban meninggal akibat terpeleset saat mandi. (zen/one)

Editor : Muhammad Fahmi
terpeleset saat mandi pasuruan winongan