Saluran 112 Pasuruan Diserbu Ribuan Panggilan, Ini Paling Banyak

Iwan Andrik • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PASURUAN, Radar Bromo - Saluran darurat Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 besutan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, kebanjiran aduan masyarakat.

Tercatat, hanya hanya sepanjang Agustus 2026 saja, saluran Command Center 112 diserbu sedikitnya 1.653 panggilan telepon dari warga, yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.

Dari total 1.653 panggilan, sistem mendeteksi sebanyak 1.178 telepon berhasil direspons dengan cepat oleh petugas.

Sedangkan 475 telepon lainnya terputus secara otomatis oleh sistem panggilan.

Aktivitas telepon yang sangat padat ini, menghasilkan 862 laporan masuk, dengan rincian 169 laporan insiden riil (normal), 369 panggilan iseng (prank), 196 panggilan tanpa suara (ghost), dan 128 panggilan berupa permintaan informasi.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Firdaus Handara, menjelaskan dari tingginya intensitas telepon warga tersebut, tercatat ada 169 insiden nyata yang langsung ditangani secara lintas sektor.

Laporan yang mendominasi meliputi 45 kasus kebakaran, 27 kasus gangguan Penerangan Jalan Umum (PJU), 21 kasus kecelakaan lalu lintas, 11 kasus evakuasi hewan liar/berbisa, serta 9 kasus penjemputan pasien medis.

Mayoritas panggilan masuk tersebut terdeteksi berasal dari lima wilayah kecamatan terpadat, yakni Gempol, Bangil, Pandaan, Kraton, dan Beji.

"Banyaknya telepon dari warga yang masuk setiap harinya, memacu kami untuk terus memberikan pelayanan publik prima secara cepat, terkoordinir, dan terintegrasi,” jelasnya.

Guna menampung banyaknya panggilan darurat warga mulai dari bencana, kriminalitas, hingga pohon tumbang, Dinas Kominfo menyiagakan duet tim khusus terpadu.

Tim ini terdiri dari 15 petugas Call Taker sebagai penerima telepon darurat dan 26 petugas Dispatcher yang bertugas memverifikasi serta meneruskan tiket aduan secara real-time ke 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait di lapangan. (one)

Editor : Jawanto Arifin
saluran telepon panggilan darurat command center telepon pemkab pasuruan