PRIGEN, Radar Bromo - Jalur pendakian menuju Gunung Arjuno dan Gunung Welirang di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, hingga kini belum dibuka untuk umum.
Meski kobaran api pasca kebakaran hutan telah sepenuhnya padam, pihak pengelola masih melakukan berbagai persiapan, sebelum menyambut kembali para pendaki dalam waktu dekat.
Kepala UPT Tahura R. Soerjo, Agustiningtyas Marini menjelaskan keputusan untuk tidak membuka jalur ini diambil, demi keselamatan publik.
Pihaknya enggan terburu-buru dan ingin memastikan kondisi di lapangan benar-benar steril, dari potensi bahaya susulan.
"Untuk jalur pendakiannya memang belum kami buka. Saat ini, statusnya masih dalam tahap persiapan dan rencananya, akan dibuka kembali dalam waktu dekat," jelasnya.
Ia menambahkan, fokus utama pengelola saat ini adalah memastikan tidak ada lagi titik api yang tersembunyi.
"Kami harus memastikan, bahwa di lapangan sudah tidak ada asap sama sekali. Semua persiapan ini dilakukan dengan harapan, kondisi jalur harus dan benar-benar aman bagi pendaki," tuturnya.
Saat jalur resmi diaktifkan kembali nanti, para pendaki tetap diwajibkan mengaksesnya melalui titik-titik pos perizinan yang tersedia.
Jalur-jalur tersebut meliputi Pos Tretes (Prigen) dan Tambakwatu (Purwodadi) di wilayah Kabupaten Pasuruan, Pos Sumber Brantas di Kota Batu, serta Pos Lawang di Kabupaten Malang.
Hingga saat ini, petugas di lapangan juga masih terus disiagakan. Pihak pengelola intensif melakukan kegiatan patroli berkala, sekaligus moving up atau penyisiran lahan pasca kebakaran.
Tujuannya, untuk memastikan sisa-sisa material kebakaran tidak memicu kepulan asap baru. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin