GEMPOL, Radar Bromo - Nasib memilukan menimpa M. Faruq Bayu Putra, seorang pemuda asal Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Usia mudanya harus terenggut secara tragis di jalan raya, setelah kecelakaan yang menimpanya.
Insiden tersebut terjadi Minggu (6/9), sekitar pukul 04.00 di jalan nasional ruas Pasuruan - Mojokerto, tepat di depan PT. WIKA, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Informasinya, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda PCX nopol S 3887 NBG, melaju dari arah Pasuruan ke Mojokerto.
Diduga kuat, korban yang menempuh perjalanan pulang dalam kondisi kelelahan dan kurang konsentrasi, tidak menyadari keberadaan truk tronton bernopol N 9079 UG yang sedang terparkir di tepi jalan searah di depannya.
Benturan keras tak terhindarkan. Motor matik yang dikendarai pemuda malang tersebut, menghantam bagian belakang truk bermuatan yang dikemudikan oleh Aris Ribawanto, 43, warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
Saking kerasnya tabrakan, korban langsung terlempar dan menderita luka parah di bagian kepala.
Pemuda 22 tahun itu pun mengembuskan napas terakhirnya seketika di lokasi kejadian (TKP), sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
"Korban didapati sudah meninggal dunia di TKP akibat luka berat di kepala. Jasadnya langsung dievakuasi petugas ke Kamar Jenazah RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol," ungkap Aiptu Sutikno, anggota Unit Lantas Polsek Gempol.
Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan bersama Unit Lantas Polsek Gempol langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, guna mengumpulkan bukti-bukti.
Kedua kendaraan yang terlibat, baik motor korban yang ringsek parah maupun truk tronton, kini telah diamankan di Poslantas Polsek Gempol. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin