LUMBANG, Radar Bromo - Kelalaian kecil di dapur bisa berdampak fatal. Seperti yang menimpa Sakim, 53, warga Dusun Aluran Timur, Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang.
Rumahnya hangus terbakar, gara-gara meninggalkan tungku dapur yang belum sepenuhnya padam dan berada di dekat tumpukan kayu bakar. Peristiwa tersebut berlangsung Sabtu (5/9), sekitar pukul 07.40.
Saat kejadian, Sakim bersama keluarganya sedang berada di ladang untuk bekerja sebagai buruh tani.
Kapolsek Lumbang AKP Anton Hendro Wibowo mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui saksi Sunan, 57.
Saksi melihat kepulan asap muncul dari bagian atas rumah Sakim. Sunan kemudian meminta bantuan warga sekitar.
"Warga yang mengetahui kejadian kemudian berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mereka juga menghubungi Polsek Lumbang," kata Anton.
Warga yang datang ke lokasi sempat mendobrak pintu depan rumah. Mereka kemudian bergotong royong memadamkan api, sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Petugas bersama warga berupaya menjinakkan kobaran api. Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan.
Dari hasil keterangan sementara, dugaan awal kebakaran berasal dari tungku yang berada di dapur.
Sebelum meninggalkan rumah, istri Sakim diketahui memasak sayur menggunakan tungku tersebut.
"Menurut keterangan pemilik rumah, sebelum pergi istrinya memasak sayur di atas tungku. Setelah itu api tungku dimatikan. Namun, pemilik rumah tidak mengetahui secara pasti, apakah api benar-benar sudah padam," jelasnya.
Anton menambahkan, kondisi bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu dan bambu, membuat api berpotensi cepat membesar. Rumah tersebut berukuran sekitar 3 meter x 8 meter, termasuk bagian dapur. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin