Pemkot Pasuruan Gelontor Rp 217 Juta untuk Ruang Podcast Wakil Wali Kota

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 12:12 WIB
REVITALISASI: Kondisi Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pasuruan yang dijadwalkan akan direnovasi total pada tahun ini. (Fahrizal Firmani/Radar Bromo)
REVITALISASI: Kondisi Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pasuruan yang dijadwalkan akan direnovasi total pada tahun ini. (Fahrizal Firmani/Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Wajah rumah dinas (rumdin) Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Pasuruan, dipastikan bakal semakin apik tahun ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan resmi mengalokasikan anggaran pemeliharaan dan revitalisasi aset pimpinan daerah tersebut, sebesar Rp 522 juta.

Anggaran ini melonjak drastis hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya Rp 260 juta.

Kepala Bagian Umum Pemkot Pasuruan Mohammad Rusmin Noeryadin mengungkapkan, kenaikan alokasi anggaran tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakan, permintaan, serta kebutuhan riil di lapangan.

Selain untuk proyek revitalisasi fisik di beberapa titik, dana jumbo tersebut diplot untuk biaya perawatan rutin selama setahun penuh.

"Tahun ini anggaran pemeliharaan memang dialokasikan lebih besar. Karena ada beberapa gedung yang membutuhkan pembenahan mendesak," ujar Rusmin.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran tersebut dipecah untuk tiga fasilitas rumdin pimpinan.

Pos anggaran terbesar dialokasikan untuk rumdin wali kota, yakni mencapai Rp 250 juta.

Dana tersebut akan difokuskan untuk merevitalisasi Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta perbaikan Pendopo Surga Surgi yang kondisinya sudah memerlukan rehabilitasi.

Sementara itu, rumdin wakil wali kota mendapatkan jatah sebesar Rp 217 juta.

Menariknya, revitalisasi di rumdin wawali ini dilakukan berdasarkan permintaan khusus untuk membangun ruang podcast.

Fasilitas studio digital ini nantinya, bakal dimanfaatkan sebagai media komunikasi modern dalam menyiarkan program edukasi, wawancara, serta penyampaian informasi program pemkot kepada masyarakat luas.

Di sisi lain, rumdin sekretaris daerah (sekda) kebagian porsi paling kecil, yaitu Rp 55 juta.

Berbeda dengan rumdin wali kota dan wawali, fasilitas untuk sekda dipastikan tidak menyentuh area struktural atau revitalisasi besar.

"Khusus untuk sekda, tidak ada agenda revitalisasi gedung. Anggarannya murni untuk pemeliharaan rutin tahunan saja. Seperti antisipasi jika ada kebocoran atap atau kerusakan minor lainnya selama setahun berjalan," bebernya. (riz/one)

 

Anggaran Pemeliharaan Rumah Dinas Pimpinan Pemkot Pasuruan

TOTAL ANGGARAN TAHUN INI

·        Rp 522 Juta (Naik signifikan dibanding tahun lalu yang hanya Rp 260 juta)

RINCIAN ALOKASI DAN RENCANA PERBAIKAN

Rumah Dinas Wali Kota

·        Anggaran: Rp 250 Juta

·        Rencana Kerja: Revitalisasi Gedung PKK dan perbaikan Pendopo Surga Surgi.

Rumah Dinas Wakil Wali Kota

·        Anggaran: Rp 217 Juta

·        Rencana Kerja: Pembuatan ruang podcast baru untuk sarana informasi dan edukasi publik.

Rumah Dinas Sekretaris Daerah

·        Anggaran: Rp 55 Juta

·        Rencana Kerja: Pemeliharaan rutin tahunan saja (tidak ada revitalisasi gedung).

Editor : Jawanto Arifin
wakil wali kota pasuruan rumah dinas podcast wali kota