Trafo Pabrik di Sungi Wetan Pohjentrek Pasuruan Terbakar, Korsleting Diduga Jadi Pemicu

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 18:18 WIB
TERBAKAR: Petugas Damkar Kabupaten Pasuruan melakukan proses pemadaman pada trafo milik PT Niaga Indo Alam di Dusun Sungi Suko, Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (3/9) malam, yang mengalami kebakaran. (Damkar Kabupaten Pasuruan for Radar Bromo)
TERBAKAR: Petugas Damkar Kabupaten Pasuruan melakukan proses pemadaman pada trafo milik PT Niaga Indo Alam di Dusun Sungi Suko, Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (3/9) malam, yang mengalami kebakaran. (Damkar Kabupaten Pasuruan for Radar Bromo)

POHJENTREK, Radar Bromo - Trafo listrik milik PT Niaga Indo Alam di Dusun Sungi Suko, Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, terbakar, Kamis (3/9) malam. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Posko Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 22.25.

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 22.30 dan tiba sekitar pukul 22.40.

Dua armada dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Yakni Altora 05 N 8001 SP dan Altora Rubberg 07 N 8136 SP. Sebanyak sembilan personel turut diterjunkan untuk melakukan pemadaman.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan pada trafo yang terbakar.

Api berhasil dipadamkan, sehingga tidak sampai merembet ke bangunan produksi perusahaan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Ridho Nugroho mengatakan, dalam kejadian tersebut, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka.

Petugas juga memastikan, kondisi di sekitar lokasi aman setelah proses pemadaman dan pembasahan selesai dilakukan.

"Tidak ada korban dalam kejadian ini. Petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan, setelah tiba di lokasi. Bangunan produksi perusahaan juga berhasil diselamatkan," ujar Ridho.

Penanganan turut melibatkan Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, PLN, serta karyawan perusahaan. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik.

Ridho menambahkan, petugas kembali ke mako setelah memastikan api benar-benar padam dan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang masih menyala," jelasnya.

Kerugian materi akibat kejadian tersebut, masih dalam penyelidikan. Sementara objek yang terbakar adalah trafo listrik perusahaan dengan area terdampak sekitar 10 meter x 3 meter. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
listrik trafo korsleting damkar kebakaran