Ajukan Normalisasi Sungai Rejoso Pasuruan Agar Luapan Air Imbas Pendangkalan Bisa Dicegah

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 12:17 WIB
NORMALISASI: Kegiatan normalisasi Sungai Rejoso yang dilakukan tahun sebelumnya. Saat ini, pengajuan normalisasi sungai setempat, kembali dilakukan. (Dokumen Radar Bromo)
NORMALISASI: Kegiatan normalisasi Sungai Rejoso yang dilakukan tahun sebelumnya. Saat ini, pengajuan normalisasi sungai setempat, kembali dilakukan. (Dokumen Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Menghadapi potensi meningkatnya debit air saat musim hujan, UPT PSDA Welang Pekalen mendorong penanganan sejumlah sungai di wilayah Pasuruan.

Salah satunya Sungai Rejoso, Kabupaten Pasuruan yang dinilai perlu mendapat perhatian melalui usulan normalisasi.

Usulan tersebut menjadi penting, mengingat memasuki periode penghujan, kapasitas alur sungai menjadi salah satu faktor yang menentukan kelancaran aliran air.

Terlebih, sedimentasi maupun penyempitan alur, berpotensi mengurangi daya tampung sungai ketika debit meningkat.

Kasi Pemeliharaan dan Rehabilitasi UPT PSDA Welang Pekalen, Windari Wahyu Ningsih, mengatakan, pihaknya tengah mengusulkan kembali sejumlah pekerjaan penanganan sungai kepada Dinas PU Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Timur di Surabaya.

Salah satunya berkaitan dengan Sungai Rejoso. “Ya, lagi diusulkan lagi,” kata Windari.

Menurut dia, usulan penanganan tersebut perlu didorong, sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan.

Namun, untuk teknis pelaksanaan, termasuk panjang sungai yang akan dinormalisasi dan kapan pekerjaan dimulai, masih harus dikoordinasikan dengan dinas di Surabaya.

Windari belum dapat memastikan, berapa panjang Sungai Rejoso yang nantinya menjadi prioritas normalisasi. Begitu pula dengan jadwal pelaksanaannya.

Selain Sungai Rejoso, UPT PSDA Welang Pekalen sebenarnya juga mengusulkan kelanjutan penanganan Sungai Petung.

Untuk Petung, rencana pekerjaan diarahkan melanjutkan penanganan dari kawasan hulu Jembatan Buk Wedi. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
sungai normalisasi rejoso Pendangkalan pengerukan