GEMPOL, Radar Bromo - Nasib memprihatinkan menimpa Kusuma Wijaya, 25, seorang pemuda asal Kelurahan/Kecamatan Purwosari.
Lelaki yang sehari-hari membanting tulang bekerja sebagai satpam pabrik ini, merenggang nyawa setelah menjadi korban tabrak lari.
Insiden itu menimpa korban di jalan nasional ruas Surabaya-Malang, tepatnya di simpang tiga Pelem, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Selasa (1/9) pagi.
Pekerja muda ini, sempat berjuang melewati masa kritis, di ruang perawatan rumah sakit.
Namun, cedera berat tersebut akhirnya menyudahi perjuangan hidupnya beberapa jam kemudian.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 09.30, saat korban berkendara seorang diri menuju arah selatan.
Diduga karena kurang berhati-hati, motor Honda Vario bernopol AE 5126 HZ yang dikendarainya, menghantam bagian belakang truk searah yang hendak berbelok ke kanan.
Bukannya menaruh iba dan menolong korban yang sudah terkapar bersimbah darah, sopir truk misterius tersebut justru tancap gas dan melarikan diri begitu saja meninggalkan korban.
"Korban sempat kritis akibat luka terbuka di kepala sebelum akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Truk yang terlibat kecelakaan langsung kabur dari lokasi kejadian," ungkap anggota Unit Lantas Polsek Gempol Aiptu Nur Kolis.
Kondisi kendaraan korban pun hancur berantakan, dengan bodi depan ringsek total akibat benturan keras, yang kini diamankan di Poslantas Polsek Gempol.
Penanganan kasus hukumnya, kini telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan untuk penyelidikan lebih lanjut. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin