PRIGEN, Radar Bromo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo di lereng Gunung Arjuno, akhirnya berhasil dipadamkan, Selasa (1/9) pagi.
Meski amukan si jago merah telah jinak, petugas gabungan tetap bersiaga penuh di lapangan, untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru.
Peristiwa kebakaran yang melanda Blok Lembah Kuning dan Lembah Kijang di wilayah Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan ini, sebelumnya sempat pecah kembali sejak Minggu (30/8) siang.
Kepala UPT Tahura R. Soerjo, Agustiningtyas Marini, menguraikan kobaran api utama, sudah tidak lagi terlihat di lokasi kejadian.
Kendati demikian, personel di lapangan tidak langsung ditarik mundur, demi memastikan situasi benar-benar aman.
"Untuk apinya sudah padam. Tetapi sampai sekarang, masih dilakukan proses penyisiran secara intensif oleh petugas dari Polisi Hutan (Polhut) bersama relawan dari Masyarakat Peduli Api (MPA)," terangnya.
Langkah lokalisasi dan penyisiran ini dinilai sangat krusial. Pasalnya, di lapangan masih terpantau adanya bara api tersembunyi, yang memicu kepulan asap pada sisa-sisa vegetasi yang hangus terbakar.
Seperti tegakan cemara gunung, semak belukar, serta hamparan alang-alang. Kondisi embusan angin kencang di atas gunung, membuat material tersebut sangat rawan menyala Kembali, jika tidak ditangani dengan tuntas.
Secara terpisah, Lurah Ledug, Heri Santoso, membenarkan bahwa wilayah pos pemadaman yang dikoordinasikan oleh warganya, sudah steril dari api.
Tim relawan lokal dikerahkan secara khusus, untuk menyisir medan demi memastikan padamnya sisa kebakaran.
"Laporan yang kami terima dari warga yang bergabung dalam MPA Ledug, untuk kebakarannya sudah padam. Tim relawan dari MPA Ledug kemarin memang kami fokuskan, untuk melakukan penanganan dan pemadaman titik api di Blok Lembah Kijang," sampainya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin