PRIGEN, Radar Bromo - Setelah sempat dinyatakan padam pada Jumat (28/8) lalu, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo.
Titik api baru kini terdeteksi muncul di lereng Gunung Arjuno, tepatnya di Blok Lembah Kuning, wilayah Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi, menguraikan kepulan asap dari titik api baru ini, mulai terpantau sejak Minggu (30/8) sore dari arah Blok Sawahan Kesek.
Meski demikian, pantauan pada Senin (31/8) pagi dari Desa Ketanireng, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menunjukkan kepulan asap tidak terlihat jelas dari kejauhan, karena terkendala jarak dan medan.
"Situasinya saat ini masih terbakar. Upaya pemadaman sedang dioptimalkan, melalui jalur darat oleh tim gabungan dari Polisi Hutan (Polhut), serta Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Desa Jatiarjo dan Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen," ujar Sugeng.
Proses pemadaman kali ini, dihadapkan pada tantangan berat. Lokasi kebakaran, berada di kawasan dengan topografi yang sangat terjal dan sulit dijangkau. Yakni pada ketinggian sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Kepala UPT Tahura R. Soerjo, Agustiningtyas Marini, menegaskan personel di lapangan, tetap bersiaga penuh melakukan penyisiran demi melokalisir perambatan api.
"Kami tetap waspada. Upaya penyisian sekaligus pemadaman sedang dilakukan," katanya singkat.
Sebagai informasi, rangkaian karhutla di kawasan konservasi Tahura R. Soerjo ini, pertama kali pecah sejak Selasa (18/8) lalu.
Hingga saat ini, vegetasi alam yang hangus terbakar, meliputi tegakan cemara gunung, semak belukar, serta hamparan alang-alang.
Berdasarkan data rekapitulasi terakhir, total luasan lahan terdampak kebakaran di lereng Gunung Arjuno ini, telah mencapai 366,21 hektare. (zal/one)
KARHUTLA GUNUNG ARJUNO
· LOKASI UTAMA: Blok Lembah Kuning, Tahura R. Soerjo, Prigen, Pasuruan
· KETINGGIAN TKP: 2.500 MDPL (Medan terjal dan sulit dijangkau)
· TOTAL AREA TERBAKAR: 366,21 Hektare (Akumulasi sejak 18 Agustus)
· VEGETASI TERDAMPAK: Cemara Gunung, Semak Belukar, dan Alang-alang
TIMELINE SINGKAT
· 18 Agustus: Api pertama kali pecah
· 28 Agustus: Sempat dinyatakan padam total
· 30 Agustus (Sore): Titik api baru kembali muncul
TIM PEMADAM DARAT
· Polisi Hutan (Polhut)
· Masyarakat Peduli Api (MPA) Jatiarjo dan Dayurejo
· BPBD Kabupaten Pasuruan
Editor : Jawanto Arifin