BEJI, Radar Bromo – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kabupaten jurusan Pasuruan-Surabaya, tepatnya di depan PT Raichan, Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/8) dini hari.
Insiden tabrak samping antara kendaraan pikap dan sepeda motor itu, mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.16. Kendaraan yang terlibat yakni pikap Grand Max N 9767 CK yang dikemudikan Novi Firnanda, 33, warga Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya.
Pikap tersebut juga membawa seorang penumpang bernama Wahyudi, 55.
Sementara itu, kendaraan lainnya adalah sepeda motor Honda Revo N 6705 OL yang dikendarai Hadis, 50, warga Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Kecelakaan bermula, saat pikap Grand Max melaju dari arah Pasuruan ke Surabaya.
Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng ke kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Revo.
Karena jarak sudah terlalu dekat, pikap tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai Hadis.
Benturan keras membuat pengendara motor, mengalami sejumlah luka. Selain luka robek terbuka pada kaki kanan dan dada lebam juga luka lecet pada tangan kiri.
Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Bangil, namun nyawanya tidak tertolong.
"Korban pengendara sepeda motor, mengalami luka-luka dan kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis," kata Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono.
Sementara itu, penumpang pikap, Wahyudi, mengalami luka robek terbuka pada tangan kiri.
Dia kemudian mendapatkan perawatan di RSUD Bangil. Sedangkan pengemudi pikap, Novi Firnanda, dilaporkan tidak mengalami luka.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga faktor manusia menjadi penyebab kecelakaan.
Pengemudi pikap diduga mengantuk, ketika berkendara. Hingga kendaraannya oleng ke kanan dan masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
"Faktor yang diduga memengaruhi kecelakaan, adalah kondisi pengemudi yang mengantuk," jelas Harto. (zen/one)
Editor : Moch Vikry Romadhoni