PASURUAN, Radar Bromo - Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas (lalin) di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, tidak hanya menyasar pengendara sepeda motor maupun mobil.
Kepolisian juga menyasar pesepeda dan pejalan kaki, agar disiplin mematuhi aturan lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama.
Imbauan tersebut terus digencarkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota.
Masyarakat diminta tidak menganggap aturan lalu lintas hanya menjadi kewajiban bagi pengendara kendaraan bermotor.
Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan mengatakan, keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Karena itu, setiap orang yang menggunakan fasilitas jalan harus memahami sekaligus menjalankan ketentuan yang berlaku.
Menurut dia, kepatuhan terhadap aturan tidak semata-mata untuk menghindari penindakan petugas.
Lebih dari itu, disiplin berlalu lintas diperlukan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Keselamatan di jalan tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas. Semua pengguna jalan mempunyai peran. Karena itu, siapa pun yang beraktivitas di jalan harus memahami dan menaati aturan yang ada," kata Amrullah.
Ia menjelaskan, masih ditemukan anggapan di tengah masyarakat, bahwa aturan lalu lintas terutama ditujukan kepada pengendara kendaraan bermotor.
Padahal, aktivitas di jalan, melibatkan berbagai kelompok pengguna yang sama-sama memiliki kewajiban menjaga ketertiban dan keselamatan.
Mulai dari pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, pesepeda hingga pejalan kaki memiliki peran dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman.
Sikap saling menghormati dan tidak mengabaikan hak pengguna jalan lain, menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi, menuturkan esensi utama dari kepatuhan ini, adalah bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan orang lain.
Ketika batasan aturan dijalankan secara konsisten, risiko terjadinya konflik vertikal maupun kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin.
Polres Pasuruan Kota berharap kesadaran tertib berlalu lintas ini dapat tertanam sejak dini dan menjadi budaya hidup yang melekat secara permanen.
“Pengguna jalan diharapkan tetap memprioritaskan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bahkan saat tidak ada petugas yang berjaga di lapangan,” sampainya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin