Video Viral Berujung ASN Minta Maaf setelah Istri Minta Bantuan Modal ke Purnomo Polisi Baik

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:33 WIB
BERI KETERANGAN: Dwi bersama suaminya dalam video klarifikasi. (Foto: screenshoot)
BERI KETERANGAN: Dwi bersama suaminya dalam video klarifikasi. (Foto: screenshoot)

PASURUAN, Radar Bromo-Masyarakat Kota Pasuruan sempat digegerkan oleh video seorang perempuan yang datang meminta bantuan modal usaha kepada Purnomo Polisi Baik yang viral di media sosial. Video itu  pun memicu polemik dan tanggapan dari masyarakat, hingga dinas sosial (Dinsos) kota Pasuruan.

Ternyata, perempuan yang diketahui bernama Dwi Retno ini adalah istri seorang ASN di pemkot. Sesuai aturan keluarga ASN tidak berhak memperoleh bantuan sosial ataupun modal dari pemerintah. Ia pun membuat video klarifikasi bersama suaminya.

Dalam video yang diunggah oleh akun Purnomo Polisi Baik pada Sabtu (22/8), Dwi disebut datang dari Pasuruan bersama anaknya dengan membawa uang Rp 70 ribu untuk meminta bantuan modal usaha.

Dalam video itu, Purnomo menyebut Dwi datang dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Dan suaminya saat ini merupakan suami sambung yang berstatus sebagai PNS Pemkot Pasuruan.

Dalam video itu, Purnomo berharap ada bantuan modal usaha dari pemkot untuk Dwi. Video itu lantas mendapat respons dari akun resmi Dinas Sosial Kota Pasuruan.

Melalui kolom komentar, Dinsos meminta agar kondisi Dwi diklarifikasi terlebih dahulu, termasuk terkait riwayat bantuan yang pernah diterimanya.

Dinsos menyebut, Dwi sebelumnya pernah menerima bantuan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai (BPNT) saat masih menikah dengan suami pertama yang bekerja di sektor swasta.

Setelah bercerai, Dwi kemudian menikah dengan suami sambungnya yang bernama Agung Kunto Asmoro sampai saat ini.

"Sebelumnya, Dwi pernah mendapat bantuan PKH dan BPNT. Secara aturan istri PNS tidak bisa dapat bantuan termasuk bantuan modal usaha," tulis akun resmi Dinsos Kota Pasuruan dalam komentar di akun purnomo itu.

Komentar itu lantas ditanggapi oleh Dwi. Selang dua hari yakni Senin (24/8), Dwi bersama suaminya, Agung Kunto Asmoro, membuat video klarifikasi yang diunggah melalui akun Instagram resmi Pemkot Pemkot.

Dalam video tersebut, Agung memperkenalkan dirinya sebagai ASN pemkot. Ia menyampaikan permohonan maaf atas video yang dibuat istrinya dan menyebut video tersebut telah menimbulkan kegaduhan di media sosial.

"Saya mohon maaf atas viralnya video istri saya yang membuat gaduh di media sosial milik Bapak Purnomo," ujar Agung.

Dwi Retno kemudian menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Pemkot dalam video itu. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu.

"Saya Dwi Retno, selaku istri dari Bapak Agung Kunto Asmoro, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Pemkot karena kegaduhan video viral yang saya buat," kata Dwi.

Jawa Pos Radar Bromo sudah berupaya meminta keterangan dari kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM). Namun kepala BKPSDM, Supriyanto menyebut jika dia dalam kondisi sakit. "Nanti ya. Mohon maaf lagi kurang enak badan," katanya dalam pesan whattsapp yang ditujukan pada wartawan koran ini. (riz/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
purnomo polisi baik asn pemkot pasuruan