Perempuan Senja Ditemukan Tewas di Kios Pasar Kebonagung-Pasuruan

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:50 WIB
IDENTIFIKASI: Anggota Polres Pasuruan Kota melakukan identifikasi jenazah korban, SU. (POLRES PASURUAN KOTA FOR JAWA POS RADAR BROMO)
IDENTIFIKASI: Anggota Polres Pasuruan Kota melakukan identifikasi jenazah korban, SU. (POLRES PASURUAN KOTA FOR JAWA POS RADAR BROMO)

PURWOREJO, Radar Bromo - Seorang perempuan berinisial SU, 61, ditemukan meninggal dunia di dalam salah satu kios di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, Minggu (23/8). Warga Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, ini ditemukan pukul 18.00.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, sekitar pukul 17.45, korban mengirim voice note melalui media sosial kepada saksi berinisial LK. Dalam pesannya, korban meminta saksi menemaninya sampai kios tutup.

“Saksi menyanggupi untuk datang setelah Magrib," katanya.

Tidak lama berselang, saksi LK tiba di kios korban. Saksi mendapati korban tidak sadarkan diri dengan posisi telentang. Ia pun meminta bantuan kepada warga berinisial KH dan JA. Mereka mengangkat korban dan membaringkannya di dipan.

Ternyata, korban telah meninggal dunia. Saksi pun menghubungi kepolisian dan keluarga korban. Polisi mendatangi lokasi.

“Korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk dilakukan pengecekan kondisi oleh dokter," terang Junaidi.

Petugas piket Polsek Purworejo, Unit Inafis Polres Pasuruan Kota, anggota piket Satreskrim, Pamapta, serta piket SPKT Polres Pasuruan Kota juga datang ke lokasi. Mereka meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasilnya, tidak ditemukan barang bukti di sekitar lokasi kejadian.

Junaidi juga mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap kondisi tubuh korban, tidak ditemukan luka yang mengarah pada kekerasan atau penganiayaan.

“Tidak ditemukan luka akibat kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena sakit," jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter RSUD R. Soedarsono, pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan otopsi. Keluarga juga meminta agar korban selanjutnya dapat dimakamkan. (zen/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
pasar kebonagung kios pasuruan meninggal dunia perempuan