
PRIGEN, Radar Bromo—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo belum sepenuhnya padam.
Hingga memasuki hari keenam, Senin (24/8), sejumlah titik api dan kepulan asap masih terlihat jelas membumbung ke udara dari lereng Gunung Arjuno dan Gunung Welirang.
Berdasarkan pantauan dari Posko Karhutla Arjuno-Welirang di Lapangan Kaliandra, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, sebaran api saat ini terdeteksi di beberapa titik lokasi strategis.
"Titik apinya masih ada dua di lokasi berbeda. Masing-masing di lereng Gunung Arjuno sisi sebelah barat dan timur wilayah Pasuruan dan Batu. Satu lainnya di atas Lembah Kijang, lereng Gunung Welirang," ungkap Slamet Prayitno, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur.
Guna menjinakkan si jago merah, tim gabungan terus mengoptimalkan dua metode pemadaman sekaligus.
Yakni, melalui jalur darat dan operasi udara (water bombing) menggunakan helikopter yang berbasis di Lapangan Kaliandra, Prigen.
Baca Juga: Kebakaran Arjuno-Welirang, Kawasan Tahura R Soerjo Terbakar Capai 146,85 Hektare
Sementara untuk pemadaman jalur darat, sebanyak 30 personel gabungan yang terdiri atas Polisi Hutan (Polhut), Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) masih bertahan di atas gunung.
Mereka bergerak menyisir medan terjal, melalui tiga jalur pendakian utama yaitu jalur Tretes, Putuk Elang, dan Sumber Brantas.
Hingga berita ini diturunkan, kepulan asap tebal masih terpantau dari kejauhan dan petugas gabungan terus berjibaku di lapangan demi memastikan api tidak semakin meluas ke vegetasi hutan lainnya. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi