Sekolah Rakyat Kota Pasuruan Tunggu Guru Permanen

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 08:49 WIB
Ilustrasi Sekolah Rakyat
Ilustrasi Sekolah Rakyat

PASURUAN, Radar Bromo- Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Pasuruan sejauh ini belum memiliki guru permanen. Selama ini, para peserta didik mengikuti proses belajar mengajar yang diampu oleh guru “bantu” dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

Sejauh ini, Pemerintah Pusat masih berusaha memenuhi kebutuhan guru permanen di SRT. Pemenuhan itu diperkirakan baru akan terealisasi bulan depan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Pasuruan Imam Subekti mengatakan, saat ini pemenuhan kebutuhan guru permanen SRT tengah berjalan. Prosesnya dilakukan oleh Kementerian Sosial.

Informasinya, kata Imam, pemenuhannya bisa dilakukan bulan depan. Mereka bisa mulai bekerja dan mengajar di SRT 2 Pasuruan, bulan depan. Sebab, pemenuhan guru ini dilakukan secara serentak senasional.

Infonya bulan depan, September ini. Saat ini masih berproses di Kementerian Sosial,” ujarnya.

Ketua Tim Transisi SRT 2 Pasuruan ini menjelaskan, meski belum ada guru permanen, kegiatan belajar mengajar di SRT 2 Pasuruan tetap berjalan optimal. Dari hasil koordinasi dengan Kemensos, untuk sementara pemenuhan guru dibantu oleh pemerintah daerah.

Imam menjelaskan, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibantu oleh guru kelas SD dan guru mata pelajaran SMP yang dimiliki pemkot. Sementara, kebutuhan guru SMA dibantu oleh pemerintah provinsi karena jenjang SMA berada di bawah kewenangan provinsi.

Begitu guru permanen dari Pemerintah Pusat turun, maka guru daerah akan ditarik.

Mereka membantu selama guru permanen belum tersedia. Saat sudah ada, otomatis ditarik ke sekolah asal,jelas Imam. (riz/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
permanen guru Sekolah Rakyat pemkot pasuruan pemerintahan