Jadi Jalan Alternatif saat Jembatan Bok Wedi Pasuruan Diperbaiki, Jalan Kejobo Rusak

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:38 WIB

 

TERIMBAS PENGALIHAN ARUS: Ruas jalan Kejobo, Blandongan, Kota Pasuruan yang alami sejumlah kerusakan. Sejak jembatan Book Wedi diperbaiki, arus lalu lintas di jalan setempat lebih padat. (Fahrizal Firmani/ Radar Bromo)
TERIMBAS PENGALIHAN ARUS: Ruas jalan Kejobo, Blandongan, Kota Pasuruan yang alami sejumlah kerusakan. Sejak jembatan Book Wedi diperbaiki, arus lalu lintas di jalan setempat lebih padat. (Fahrizal Firmani/ Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo – Jalan Kejobo di Blandongan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan, kini menanggung beban kendaraan yang jauh melebihi fungsi awalnya.

Ruas jalan permukiman itu menjadi jalur alternatif setelah penutupan Jembatan Book Wedi dan ruas jalan Pantura, sehingga ratusan kendaraan melintas setiap hari.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jalan sekunder tersebut mengalami aus dan kerusakan di sejumlah titik.

Aspal terlihat mengelupas dan menipis. Di beberapa bagian bahkan terdapat perbedaan ketinggian permukaan jalan.

Kerusakan semakin parah sejak penutupan ruas jalan Pantura. Kondisi itu membuat warga khawatir terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama jika jalan berlubang dibiarkan.

Muslikh, Wakil Ketua RT 1/RW 1 Dusun Kejobo Lor, Desa Kejobo, Kecamatan Bugulkidul mengatakan, Jalan Kejobo sejatinya merupakan jalan permukiman yang digunakan untuk aktivitas warga setempat. Ruas tersebut tidak dirancang untuk menampung volume kendaraan yang padat.

Namun, penutupan Jembatan Book Wedi karena perbaikan membuat kendaraan dialihkan melalui Jalan Kejobo. Akibatnya, ratusan kendaraan melintas setiap hari dan kondisi aspal semakin rusak.

Baca Juga: Kontraktor Optimistis Rampung Lebih Cepat, Segini Progres Proyek Peninggian Jembatan Bok Wedi Pasuruan

“Ruas jalan Kejobo ini buat pemukiman. Dulunya hanya satu dua kendaraan yang lewat. Saat ini bisa ratusan tiap hari. Butuh perbaikan,” katanya.

Muslikh berharap, Jalan Kejobo segera diperbaiki setelah Jembatan Bokwedi kembali berfungsi. Perbaikan dinilai penting agar pengguna jalan kembali nyaman dan tidak sampai terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan yang kurang aman dan berlubang.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Pasuruan Roni Abbas mengakui, Jalan Kejobo memang membutuhkan perbaikan.

Selain karena tingginya volume kendaraan belakangan ini, ruas tersebut sudah cukup lama tidak mendapat perbaikan, sehingga mengalami keausan.

PUPR pun berencana mengusulkan perbaikan Jalan Kejobo melalui APBD Kota Pasuruan, maupun APBN.

“Sembari menunggu usulan diterima, kami akan melakukan pemeliharaan. Pemeliharaan dilakukan usai jembatan berfungsi,” jelas Roni. (riz/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
jembatan book wedi jalan kejobo pasuruan jalan rusak blandongan