Motor Tergelincir Pasir Sisa Reruntuhan Median Jalan Pasuruan, Ibu Meninggal, Ayah-2 Anak Terluka

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:19 WIB

 PICU KECELAKAAN MAUT: Pasir sisa material median jalan yang runtuh diduga membuat motor yang ditumpangi sekeluarga asal Bangil tergelincir hingga sang ibu terlindas truk di jalan raya Soekarno-Hatta, Kota Pasuruan.

PICU KECELAKAAN MAUT: Pasir sisa material median jalan yang runtuh diduga membuat motor yang ditumpangi sekeluarga asal Bangil tergelincir hingga sang ibu terlindas truk di jalan raya Soekarno-Hatta, Kota Pasuruan.

GADINGREJO, Radar Bromo–Pasir yang diduga merupakan material sisa reruntuhan median jalan menjadi sorotan dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Pantura Soekarno-Hatta, Kota Pasuruan, Jumat (21/8) malam.

Motor yang ditumpangi satu keluarga tergelincir. Lalu sang ibu tewas terlindas truk yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Zulkifli Abdullah mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00.

Saat itu, Honda Scoopy N 3490 TAY yang dikendarai Asep Suminta, 46, warga Dermo, Kecamatan Bangil, melaju dari timur ke barat. Motor membawa istrinya, Dewi Nafisah, 28, serta dua anak mereka. Yaitu Ay, 9, dan Aa, 5.

"Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda berjalan di sisi kanan truk. Kemudian motor diduga terpeleset pasir dan terjatuh hingga menabrak pembatas median tengah jalan," kata Zulkifli.

Pasir itu diduga berasal dari material sisa reruntuhan median. Saat motor terjatuh, Dewi yang menjadi penumpang terlindas ban truk yang melaju searah.

"Ketika terjatuh, salah satu penumpangnya, yakni Dewi Nafisah, terlindas ban truk yang identitas maupun nomor polisinya belum diketahui," jelasnya.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Renggut 4 Nyawa di Ngerong Gempol, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Dewi mengalami luka robek di kepala dan meninggal setelah sempat dievakuasi. Jenazahnya dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil.

Sementara itu Asep dan dua anaknya, yaitu Ay dan Az hanya lecet dan luka ringan. Ketiganya mendapat perawatan di RSUD Bangil.

Saat ini polisi masih menyelidiki identitas truk tersebut. Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota sedang mencari identitas truk untuk memastikan kronologi kejadian secara keseluruhan.

“Kami juga mendata kondisi jalan. Terutama keberadaan pasir yang diduga membahayakan pengguna jalan di jalur pantura,” jelasnya. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
pasir sisa material reruntuhan pasuruan scoopy Gadingrejo kecelakaan maut