Puncak Haul ke-45 Dipenuhi Lautan Manusia, Ajak Jemaah Teladani Pribadi Kiai Hamid Pasuruan

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:01 WIB

 

LAUTAN JEMAAH: Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati kawasan seputar Alun-alun dan Masjid Agung Al-Anwar Kota Pasuruan, saat menghadiri Haul ke-45 KH Abdul Hamid, Sabtu (22/8). (Fahrizal Firmani/ Radar Bromo)
LAUTAN JEMAAH: Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati kawasan seputar Alun-alun dan Masjid Agung Al-Anwar Kota Pasuruan, saat menghadiri Haul ke-45 KH Abdul Hamid, Sabtu (22/8). (Fahrizal Firmani/ Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo– Peringatan Haul ke-45 ulama kharismatik KH Abdul Hamid (Kiai Hamid) yang berpusat di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, berjalan dengan lancar dan tertib, Sabtu (22/8).

Ribuan jemaah dari berbagai penjuru tanah air, tampak memadati kawasan seputar Alun-Alun Kota Pasuruan, hingga gang-gang kecil menuju pondok pesantren sejak pukul 06.00.

Mengingat padatnya jemaah, panitia menyediakan sejumlah layar videotron di sekitar Masjid Agung Al-Anwar, agar jemaah yang berada di luar area utama tetap dapat mengikuti prosesi haul secara langsung.

Melalui peringatan tahunan ini, umat Islam yang hadir diajak tidak sekadar berkumpul, melainkan mampu memetik pelajaran dan meneladani keluhuran budi serta pribadi Kiai Hamid semasa hidupnya.

Sejumlah tokoh penting dan pejabat nasional, turut hadir dalam majelis haul yang berlangsung selama empat jam tersebut.

Di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa; Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak; Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo; Wakil Wali Kota Mohammad Nawawi; Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko; serta Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo.

Hadir pula putra pendiri NU KH Hasib Wahab Hasbullah; mantan Menpan-RB Abdullah Azwar Anas; hingga ulama nasional Tuan Guru Bajang (TGB) KH Muhammad Zainul Majdi.

Baca Juga: Sambut Ledakan Jemaah Haul Kiai Hamid Pasuruan, Dishub Matangkan Rekayasa Lalin

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyatakan bahwa Jawa Timur sangat beruntung memiliki figur ulama sekharismatik Kiai Hamid. Menurutnya, berkat perjuangan spiritual dan doa para ulama, Jawa Timur mampu tumbuh menjadi provinsi yang kuat dan aman.

"Bahkan nama Kiai Hamid ini, selalu disebut dalam haul-haul kiai atau habib lainnya di Jawa Timur. Pasuruan sangat beruntung memiliki beliau," tutur Emil.

Sementara itu, Tuan Guru Bajang (TGB) KH Muhammad Zainul Majdi dalam tausiyahnya menekankan, kesalehan Kiai Hamid memiliki dampak yang abadi.

Meski beliau telah wafat 45 tahun yang lalu, pancaran berkah kesalehannya masih dirasakan oleh umat Islam hingga generasi saat ini. Termasuk membawa perputaran ekonomi bagi para pedagang kecil di sekitar lokasi haul.

"Kita mungkin tidak bisa meniru 100 persen kesalehan beliau. Namun, dengan menghadiri majelis seperti ini, semoga kita semua mendapatkan keberkahan dan bisa meniru pribadi baik beliau agar Indonesia menjadi negara yang lebih baik," ungkap TGB. (riz/one)

Editor : Muhammad Fahmi
wagub jatim emil dardak tgb zainul majdi pasuruan haul kiai hamid alun-alun pasuruan