SDN Kalipang 1 Grati Pasuruan Kembali Dibobol Maling, Laptop Bantuan Presiden dan Proyektor Raib

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:47 WIB
TEREKAM CCTV: Aksi pelaku saat mencuri laptop dan LCD proyektor di SDN Kalipang 1 Grati. (CCTV)
TEREKAM CCTV: Aksi pelaku saat mencuri laptop dan LCD proyektor di SDN Kalipang 1 Grati. (CCTV)

GRATI, Radar Bromo–SDN Kalipang 1, Grati, Kabupaten Pasuruan, dibobol maling. Laptop bantuan Presiden ikut raib. Ironisnya, sekolah tersebut mengaku sudah berulang kali menjadi sasaran pencurian. Namun kasus-kasus sebelumnya belum pernah terungkap.

Pencurian diduga terjadi Kamis (20/8) sore. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria tak dikenal masuk ke lingkungan sekolah sekitar pukul 16.19 dengan mengenakan helm, jaket, dan membawa tas.

Wali Kelas 3 SDN Kalipang 1 Eko Budi Setyawan mengatakan, pelaku masuk melalui pintu sisi timur. Kemudian menuju kantor dewan guru, area dapur, hingga ruang kepala sekolah.

“Pelaku masuk dari pintu timur. Kemudian masuk pintu dewan guru, ke area dapur, lalu masuk ke ruang kepala sekolah dan mengambil sejumlah barang,” kata Eko.

Aksi itu baru diketahui Jumat (21/8) pagi ketika kepala sekolah masuk ke ruangannya dan mendapati sejumlah inventaris hilang.

Guru dan tenaga kependidikan kemudian mengecek inventaris serta rekaman CCTV.

Baca Juga: Tembok SDN Kalipang 1 Grati Pasuruan Dibolongi, Pelaku Kabur usai Tepergok, Sudah 8 Kali Disatroni Pencuri

Sejumlah barang diketahui hilang. Mulai laptop bantuan Presiden yang belum diketahui nilainya, LCD proyektor merek Epson senilai Rp 8 juta, dan sejumlah bola voli senilai Rp 800 ribu.

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP pencurian di SDN Kalipang 1 Grati.
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP pencurian di SDN Kalipang 1 Grati.

Eko menduga pelaku memanfaatkan pintu yang belum terkunci oleh penjaga sekolah.

“Waktu itu pintu memang masih belum dikunci oleh tukang kebun sekolah, kemungkinan masih istirahat. Tukang kebun kembali dan mengunci pintu pada sore menjelang petang,” ujarnya.

Eko kemudian datang ke Polsek Grati untuk melaporkan kejadian itu. Anggota Unit Reskrim bersama jajaran lantas datang ke sekolah.

“Saya sudah ke Polsek. Lalu di Polsek disuruh balik dan nunggu di sekolah. Setelah itu Babinsa dan anggota Polsek datang untuk olah TKP dan mengambil keterangan,” ungkap Eko.

Namun Kanitreskrim Polsek Grati Aiptu Slamet mengatakan, hingga Jumat siang sekolah belum membuat laporan tertulis.

Baca Juga: Polisi Buru Dua Komplotan Pencuri di SDN Kalipang Grati Pasuruan

“Untuk sementara pihak sekolah belum membuat pelaporan tertulis. Tadi kita hanya cek TKP,” kata Slamet.

Menurutnya, polisi masih menunggu laporan resmi untuk penanganan lebih lanjut. CCTV menjadi bahan awal penyelidikan.

Eko sendiri berharap kasus kali ini segera terungkap. “Sekolah ini sering kemalingan, tapi belum pernah terungkap. Harapannya, kasus pencurian kali ini lekas terungkap karena kejadian seperti ini sudah berulang kali,” pungkasnya. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
sdn kalipang 1 grati lcd proyektor rekaman cctv pasuruan pencurian