PASURUAN, Radar Bromo - Jumlah pelaku usaha mikro di Kota Pasuruan meningkat. Per awal tahun ini, mencapai 10.034 unit.
Mayoritas didominasi oleh usaha di bidang makanan dan minuman (mamin).
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Pasuruan, Imam Subekti menuturkan, pelaku usaha mikro mengalami kenaikan.
Ada peningkatan ratusan orang. Dari sebelumnya 9.900-an pelaku, saat ini mencapai 10.034 orang.
Kondisi ini bisa disebabkan sejumlah faktor. Bisa jadi karena wirausaha menjadi sektor lapangan pekerjaan yang diminati.
Bisa juga, karena ada aturan baru soal pengklasifikasian usaha mikro dan kecil atau menengah.
"Usaha mikro adalah usaha yang memiliki omzet maksimal Rp 5 miliar dalam setahun. Kalau di atas itu, masuk usaha kecil dan menengah," katanya.
Pihaknya berkomitmen agar usaha mikro di Kota Pasuruan bisa naik kelas.
Salah satunya, dengan melibatkan mereka pada sejumlah program yang dimiliki pemkot. Tujuannya agar kesejahteraan mereka semakin meningkat.
Terbaru, mereka diikutkan dalam acara car free day di alun-alun dan di Jalan Sultan Agung.
Terbukti, omzet yang diperoleh oleh pelaku usaha mikro ini terus meningkat. (riz/one)
UMKM KOTA PASURUAN MELEJIT
Data Pelaku Usaha Mikro
· Total Saat Ini: 10.034 orang (Naik dari 9.900-an)
· Sektor Mayoritas: Makanan dan Minuman (Mamin)
· Syarat Kategori: Omzet maksimal Rp5 Miliar/Tahun
Goal Pemkot Pasuruan
· Mendorong usaha mikro "Naik Kelas" dan lebih sejahtera.
Editor : Jawanto Arifin