GADINGREJO, Radar Bromo - Teror pencurian kendaraan bermotor (curanmor), menghantui warga Kota Pasuruan.
Terbaru, sebuah sepeda motor Honda Scoopy milik Muhammad Sahudin, 32, warga Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, raib.
Motor tersebut diduga digondol komplotan maling, saat diparkir di depan sebuah butik di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Sabtu malam (15/8) sekitar pukul 19.54.
Aksi kejahatan ini, terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan rekaman tersebut, dua orang pelaku datang ke lokasi dengan berboncengan mengendarai sepeda motor trail jenis Kawasaki KLX.
Untuk mengelabui kecurigaan masyarakat, kedua pelaku sengaja mangkal di sekitar lokasi, dengan dalih sepeda motor mereka sedang mengalami kerusakan mesin.
"Warga sempat melihat mereka beberapa hari di sekitar lokasi. Ketika ditanya, kilahnya motornya sedang rusak," ujar Sahudin menirukan kesaksian warga sekitar.
Modus penyamaran tersebut diduga sengaja dimanfaatkan pelaku untuk membaca situasi, memetakan titik buta, dan mengamati aktivitas butik yang juga menjadi tempat persewaan pakaian tempat istri korban bekerja.
Begitu melihat kelengahan di Sabtu malam saat motor hendak digunakan, pelaku langsung mengeksekusi kendaraan korban dengan cepat.
"Begitu motor dinyalakan dan hendak dibawa keluar, pelaku langsung mengambil kesempatan dan membawa motor itu kabur," jelas Sahudin.
Satu pelaku membawa kabur motor Scoopy korban. Sedangkan rekannya, mengawal dari belakang menggunakan motor trail KLX.
Selain kehilangan motor, korban juga harus menanggung kerugian hilangnya sejumlah dokumen penting, yang disimpan di dalam jok kendaraan, seperti STNK, SIM, beserta beberapa berkas penting lainnya.
Meski aksi kriminalitas ini telah memicu kekhawatiran di tengah masyarakat, pihak kepolisian mengaku belum melangkah jauh.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi, menyatakan, hingga saat ini penyidik belum menerima laporan resmi dari pihak korban.
"Untuk kejadian itu, sampai saat ini korban belum melapor ke Polres Pasuruan Kota," tutur Junaidi. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin