PASURUAN, Radar Bromo-Eks kantor Dinas Sosial (dinsos) yang terletak di Jalan dr Wahidin SH, di Kelurahan Pekuncen, Panggungrejo saat ini tengah dikaji. Pemkot Pasuruan berencana menjadikan aset itu sebagai creative center. Jika rencana ini terwujud, bangunan itu akan direhab agar lebih nyaman.
Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat menuturkan, eks kantor dinsos saat ini difungsikan sebagai UPT dinas pemberdayaan dan perlindungan perempuan anak dan keluarga berencana (DP3AKB). Pihaknya tengah mengkaji aset pemkot itu.
Ada rencana kantor yang terletak di persimpangan Sultan Agung itu hendak dirubah menjadi creative center. Jika terwujud, tempat itu bisa menjadi tempat masyarakat untuk melakukan kegiatan kreatif. Mulai dari talkshow, tempat memproduksi start up hingga ruang workshop.
"Saat ini kami sedang mengkaji kemungkinan eks kantor dinsos itu menjadi creative center. Saat ini kantor itu dipakai DP3AKB," katanya.
Kokoh menuturkan, rencana ini bukannya tanpa alasan. Pemkot berniat menyulap kawasan PKL Sultan Agung menjadi kawasan kuliner inklusi. Sehingga kawasan setempat lebih ramah bagi teman disabilitas. Harapannya kawasan itu menjadi lebih ramai dan nyaman bagi pembeli.
Jika kajian ini terwujud, maka kawssan PKL Alun-alun akan menjadi kawasan yang terintegrasi. Creative center menjadi wadah pembinaan UMKM Kota Pasuruan. Sementara kawasan PKL di Jalan Sultan Agung menjadi lokasi UMKM berjualan. Di dekat eks dinsos ini juga tersedia kawasan pujasera bagi PKL di Jalan Wahidin.
Tentu sebelum menjadi creative center, pemkot akan melakukan rehab pada bangunan kantor ini. Sebab bangunan saat ini butuh pembenahan. Atap perlu perbaikan dan bangunan juga butuh dilakukan pengecatan. Sehingga bangunan menjadi lebih baik dan menarik.
"Kami sedang mengkaji dahulu. Rehab juga tunggu hasil kajiannya. Rencananya creative center, pujasera dan kawasan sultan agung menjadi kawasan terintegrasi," pungkas Kokoh. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid