Kebakaran Bromo Dekati Kios Wisata Bukit Dingklik Tosari Pasuruan, Pedagang Panik Selamatkan Barang

Mokhamad Zubaidillah • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:08 WIB

DEKAT: Kios di kawasan wisata Bukit Dingklik Bromo, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. Nampak asap yang membumbung tinggi. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

DEKAT: Kios di kawasan wisata Bukit Dingklik Bromo, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. Nampak asap yang membumbung tinggi. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

 WONOKITRI, Radar Bromo — Para pedagang di kawasan wisata Bukit Dingklik Bromo, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, dibuat panik pada Selasa (11/8) sore.

Sekitar pukul 16.00, Kobaran api yang membakar vegetasi di sekitar kawasan tersebut terus merembet hingga mendekati area stan warung warga setempat.

​Api yang menjalar sejak siang sisi selatan cepat merembet ke arah utara menuju mendekati deretan lapak pedagang.

Meskipun lokasi stan berada beberapa meter dari titik api dan terpisah oleh jalan serta kontur tanah yang lebih tinggi, kepulan asap pekat dan besarnya kobaran api tetap memicu ketakutan warga.

​"Api makin dekat, jadi tanpa menunggu komando kami langsung panik dan berusaha mengamankan barang-barang dagangan ke rumah," ujar Vita, 33, salah satu pedagang lokal Desa Wonokitri.

​Tak tinggal diam melihat api yang mengancam mata pencaharian mereka, Vita bersama warga dan pedagang lainnya berinisiatif membantu tim gabungan.

Baca Juga: Warga Tengger Ini Bagi-bagi Sisa Pisang Hari Raya Karo untuk Monyet Terdampak Kebakaran Bromo

Dengan berbekal gepyok (alat pemadam tradisional dari dahan/bambu), mereka berupaya menghalau si jago merah agar tidak menyeberangi badan jalan raya.

IKUT SERTA: Perempuan di Tengger memadamkan api di sekitar kawasan wisata Bukit Dingklik Bromo, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
IKUT SERTA: Perempuan di Tengger memadamkan api di sekitar kawasan wisata Bukit Dingklik Bromo, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Kepulan asap tebal membumbung tinggi, memperlihatkan pemandangan mencekam saat api melahap tanaman dan vegetasi semak di bagian bawah sisi selatan jalan Bukit Dingklik.

​​Guna mengantisipasi  penyebaran yang lebih luas, satu unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembasahan intensif.

​Berkat aksi cepat petugas gabungan bersama warga, sekitar setengah jam kemudian penjalaran api yang mengarah ke lapak pedagang berhasil dikendalikan. Beruntung, api tidak sampai membakar satu pun stan jualan di kawasan tersebut.

​​Kendati area dekat kios pedagang sudah relatif aman, hingga Selasa petang api dilaporkan masih tampak menyala di beberapa titik lain. Kobaran api masih terlihat di sisi selatan kawasan Bukit Gunung Pusung Duwur (sisi barat) serta di area lereng bawah Bukit Dingklik.

​Petugas gabungan hingga saat ini masih terus bersiaga dan melakukan pemantauan ketat di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan api tidak kembali merembet ke pemukiman maupun area fasilitas wisata. (ube/fun)

Editor : Fandi Armanto
bukit dingklik kebakaran bromo tnbts tosari