Kesadaran Pentingnya Investasi Meningkat, Pelaku Pasar Modal di Wilayah OJK Malang Tumbuh Dua Digit

Rizal Syatori • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 10:09 WIB
ILUSTRASI Investasi
ILUSTRASI Investasi

PASURUAN, Radar Bromo – Kesadaran masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal, terus menunjukkan tren positif.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang mencatat, jumlah investor di tujuh wilayah kerjanya, tumbuh signifikan sebesar 72,04 persen, dengan penambahan 224.483 Single Investor Identification (SID) baru.

Secara akumulatif, jumlah pelaku pasar modal di wilayah tersebut, kini menembus angka 536.083 SID.

Kabupaten Malang menjadi daerah dengan sumbangan angka investor tertinggi, yakni mencapai total 185.530 SID setelah mendapat tambahan 101.496 SID baru.

Sementara itu, Kabupaten Pasuruan mantap bertengger di peringkat ketiga dengan total kepemilikan 91.643 SID.

Angka ini mencerminkan lonjakan tajam sebesar 129,29 persen dibandingkan periode sebelumnya, yang hanya mencatat 39.969 SID (tumbuh sebanyak 51.674 SID).

Kepala OJK Malang Farid Faletehan memaparkan, meski Kabupaten Malang memimpin dari sisi kuantitas, wilayah dengan persentase lonjakan tertinggi justru dipegang oleh Kabupaten Probolinggo.

Daerah tersebut sukses mencatat pertumbuhan hingga 170,11 persen, setelah ketambahan 31.431 SID baru dari tahun sebelumnya.

"Secara persentase, Kabupaten Probolinggo mencatat lompatan yang luar biasa tinggi pada tahun ini," jelas Farid.

Pertumbuhan positif juga menjalar ke wilayah perkotaan. Di Kota Pasuruan, jumlah investor pasar modal merangkak naik sebesar 29,49 persen, menjadi 34.545 SID dari baseline sebelumnya, yang berada di angka 26.678 SID.

Tren serupa tampak di Kota Probolinggo. Di mana, jumlah investor menyentuh 25.002 SID, atau tumbuh 30,59 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar 19.145 SID.

Bergairahnya pasar modal ini, berbanding lurus dengan aktivitas perdagangan yang kian masif.

Frekuensi transaksi saham di tujuh daerah kerja OJK Malang, melesat 240,14 persen hingga mencapai 1.520.766 kali transaksi.

Adapun volume perdagangan menyentuh angka 16,008 juta lembar saham atau melonjak hingga 285,74 persen secara tahunan (year-on-year).

Penguatan ini mengerek nilai transaksi investasi di wilayah tersebut, hingga menembus angka Rp 5,39 triliun, atau naik 137,38 persen.

"Capaian positif ini menjadi bukti nyata, bahwa minat dan kepercayaan masyarakat untuk menanamkan modalnya di pasar modal Indonesia, terus meningkat," tandas Farid. (riz/one)

Baca Juga: OJK Terima Ribuan Laporan Penipuan di Wilayah Pasuruan, Paling Banyak Kasus Ini

INVESTASI PASAR MODAL MELESAT

ANGKA UTAMA (WILAYAH OJK MALANG)

 

 

RAPOR PERTUMBUHAN INVESTOR PER DAERAH

Kabupaten Probolinggo (Pertumbuhan Tertinggi)

Kabupaten Pasuruan (Peringkat Tiga)

Kabupaten Malang (Kuantitas Terbanyak)

Kota Pasuruan

Kota Probolinggo

VOLUME PERDAGANGAN

 Baca Juga: OJK Terima 133 Laporan Aktivitas Keuangan Ilegal di Pasuruan, Pinjol dan Investasi Ilegal Mendominasi

Editor : Moch Vikry Romadhoni
ojk investor pasar modal investasi sumbangan